Berhenti Menyusui? Ini Tips Mengatasi Alergi ASI | Breaktime
Berhenti Menyusui? Ini Tips Mengatasi Alergi ASI!
22.11.2016

Ibu mana yang tak langsung cemas, ketika mendapati kulit buah hatinya muncul bintik merah, B’timers? Apalagi jika hal ini terjadi saat bayi Anda masih mengunsumsi ASI secara eksklusif. Ya, tanda ini seringkali dianggap sebagai reaksi terhadap alergi pada air susu ibu. Tapi bagaimana mungkin bayi memiliki alergi ASI? Daripada harus berhenti menyusui, intip cara mengatasi alergi ASI berikut ini, yuk, B’timers!

Berhenti Menyusui? Ini Tips Mengatasi Alergi ASI | Breaktime
Jangan langsung mengganti ASI dengan susu formula, ya?

Ternyata ini penyebab dari bayi yang alergi ASI

Hal yang salah dimengerti oleh banyak ibu ketika bintik merah yang muncul pada kulit bayi adalah tanda dari bayi yang mengalami reaksi alergi terhadap air susu ibu. Wah, padahal hal ini sama sekali tidak bisa dibenarkan, lho. Karena sebenarnya bukan ASI yang membuat bayi alergi, melainkan jenis makanan yang dikonsumsi oleh sang ibu, B’timers.

Ya, menurut dokter spesialis anak, Nanis Sacharina, umumnya penyebab timbulnya reaksi alergi pada bayi adalah asupan yang mengandung protein yang dikonsumsi oleh ibu. Dan kandungan protein yang terserap hingga ke dalam ASI inilah yang akhirnya memberikan reaksi alergi pada bayi, B’timers. Protein pada susu sapi dan olahan lainnya yang mengandung susu hingga seafood terbukti dapat memicu reaksi.

Baca juga : HATI-HATI DENGAN SEBAB DAN GEJALA TULANG KEROPOS!

Berhenti Menyusui? Ini Tips Mengatasi Alergi ASI | Breaktime
Jangan lupa memperhatikan asupan makanan Anda, ya, B’timers?

Perhatikan gejala dan tanda dari reaksi alergi

Sebelum Anda memutuskan untuk berhenti menyusui bayi Anda, sebaiknya perhatikan gejala dan tanda dari reaksi alergi pada bayi Anda terlebih dahulu, B’timers. Biasanya pada kulit bayi yang mengalami alergi akan timbul eksim atau bintik-bintik kecil yang memerah. Anda bisa melakukan pengecekan pada kulit pipi atau daerah lipatan, seperti pada siku maupun lutut bayi Anda.

Selain timbulnya bintik pada kulit bayi, reaksi alergi juga akan mempengaruhi sistem pencernaan, mulai dari gangguan buang air besar hingga berdarah. Dan biasanya gejala dari reaksi alergi muncul pada bayi yang berusia 2 hingga 6 minggu. Dan umumnya gejala ini akan menghilang dengan sendirinya setelah 3 hingga 4 hari. So, untuk mengatasi alergi ASI pada bayi, sebaiknya perhatikan makanan Anda, ya?

Dan karena ibu menyusui juga membutuhkan asupan nutrisi yang cukup dari makanan sehat, janganlah berhenti mengonsumsi salah satu makanan penyebab alergi. Dengan lebih memilih asupan yang akan Anda konsumsi, Anda sudah mengatasi alergi ASI pada bayi Anda, kan, B’timers? (NO)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE