Benarkah Tidur dengan Kipas Angin Sebabkan Paru-Paru Basah? | Breaktime
Benarkah Tidur dengan Kipas Angin Sebabkan Paru-Paru Basah?
06.09.2015

FUN FACT QUESTION

Jawaban Kamu Salah



Anda tentu sering mendengar informasi yang mengatakan bahwa tidur dengan kipas angin bisa menyebabkan paru-paru basah. Benarkah hal ini? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ayo kita kenali dulu apa itu penyakit paru-paru basah.

Mengenal penyakit paru-paru basah

Penyakit ini sebenarnya memiliki nama pneumonia atau disebut juga dengan radang paru-paru. Radang paru-paru disebabkan oleh virus atau bakteri dan kesalahan dalam penggunaan obat.

Penyakit ini kebanyakan disebabkan oleh bakteri berukuran mikroskopik yang melayang di udara dan kemudian masuk melalui hidung. Setelah itu, bakteri ini akan bersarang di bagian kantung-kantung udara atau nama lainnya Alveolus. Setelah mengalami beberapa hari masa inkubasi, bakteri yang bersarang di alveolus akan mulai merusak sel-sel hidup yang ada sehingga terjadilah peradangan.

Batuk menjadi salah satu gejala paru-paru basah
Batuk menjadi salah satu gejala paru-paru basah

Gejala pertama yang ditunjukan oleh pasien radang paru-paru adalah batuk, nyeri tak tertahankan di dada, demam, dan kesulitan untuk bernapas. Apabila kondisi tersebut sudah terjadi, kerusakan yang ada pada paru-paru sudah mencapai 80%. Penanganan pertama yang dilakukan adalah segera memeriksakan diri ke dokter dan melakukan scan agar penyebab pneumonia bisa segera diketahui.

Lalu, adakah hubungan antara penggunaan kipas angin dengan pneumonia?

Meski berita ini sudah beredar luas dan banyak dipercaya, ternyata tak ada penelitian medis yang membutikan bahwa memakai kipas angin saat tidur bisa menyebabkan penyakit paru-paru basah. Justru, akan ada efek kesehatan lain yang Anda rasakan misalnya saja perut kembung atau masuk angin.

Bagaimana, B’timers? Sudah tak khawatir lagi kan, memakai kipas angin saat beristirahat?



artikel kompilasi
related img
icon maps
BALI
GUIDE
related img
icon maps
BALI
GUIDE
related img
icon maps
BALI
GUIDE