Benarkah Penyandang Bipolar Jauh Lebih Kreatif? | Breaktime
Benarkah Penyandang Bipolar Jauh Lebih Kreatif?
02.02.2017

Well, apakah itu sebenarnya gangguan bipolar, B’timers? Gangguan bipolar merupakan penyakit mental kronis yang berhubungan dengan perubahan suasana hati yang ekstrim. Nah, penyandang bipolar biasa mengalami perubahan mood dari senang, energik penuh semangat, sedih hingga depresi di titik paling rendah. Bahkan perubahan suasana hati ini dapat terjadi beberapa kali dalam satu minggu atau bisa juga hanya beberapa kali dalam satu tahun.

Sebenarnya ada beberapa jenis gangguan bipolar, B’timers. Kebanyakan tanda dan gejala bipolar dapat kita kenali. Penyandang bipolar biasanya tenggelam dalam perasaan sedih yang begitu ekstrim atau bisa juga perasaan putus asa dan depresi dalam jangka waktu yang panjang. Sangat mudah bagi penyandang bipolar untuk kehilangan minat dalam kegiatan yang dulu terasa menyenangkan. Mereka juga seringkali mengalami kesulitan konsentrasi.

Benarkah Penyandang Bipolar Jauh Lebih Kreatif? | Breaktime
Penyandang bipolar sering mengalami perubahan suasana hati

Tanda lain yang biasanya diabaikan oleh kebanyakan orang adalah terlalu banyak ataupun terlalu sedikit makan, terlalu lama atau terlalu sebentar tidur, memikirkan tentang bunuh diri atau berbicara tentang kematian hingga percobaan bunuh diri, B’timers.

Namun di balik itu semua, penyandang bipolar juga biasanya menunjukkan kegilaan. Contohnya suasana senang yang terlalu besar, terlalu cepat meledak dalam kemarahan, memiliki kebiasaan berbicara terlalu cepat dengan kecenderungan menggunakan topik yang berbeda. Gejala yang terakhir dari gangguan bipolar adalah hypomania.

Dalam hypomania, perubahan suasana hati penyandang gangguan biasanya tak terlalu parah, sehingga tak terlalu mengganggu mereka dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Nah, yang membedakan dengan gejala bipolar lainnya, di dalam hypomania, penyandang gangguan sering emrasa ambisius dan dipenuhi dengan inspirasi. Bahkan tak jarang mereka semangat untuk memulai usaha kreatif, lho, B’timers.

Penyandang bipolar pun terbukti cenderung jauh lebih kreatif. Ternyata ada cukup banyak seniman terkenal, aktor hingga musisi, sebut saja nama Demi Lovato, Jean-Claude van Damme, Catherine Zeta-Jones, pelukis terkenal Vincent van Gogh, penulis Virginia Woolf, dan musisi Kurt Cobain. Nah, alasan apa saja yang menyebabkan penyandang bipolar lebih kreatif, ya?

Benarkah Penyandang Bipolar Jauh Lebih Kreatif? | Breaktime
Beberapa penyandang bipolar terbukti lebih kreatif

Apakah benar ada hubungan antara gangguan bipolar dengan kreativitas seseorang, B’timers? Menurut beberapa penelitian, terbukti bahwa orang yang secara genetik menyandang gangguan bipolar sangat mungkin menunjukkan tingkat kreativitas yang tinggi. Khususnya di bidang seni, di mana kemampuan verbal yang kuat sangat membantu para penyandang gangguan bipolar.

Pada salah satu studi yang dilakukan terhadap hampir 2.000 anak berusia 8 tahun, peneliti mengambil nilai IQ mereka hingga berusia 22 atau 23 tahun. Ditemukan juga jika IQ anak-anak yang tinggi ternyata berkaitan dengan risiko gejala bipolar di masa yang akan datang, B’timers. Menurut Daniel Smith dari University of Glasgow, kemungkinan penyebabnya adalah faktor keturunan.

Penelitian lain juga menemukan hubungan antara genetika, gangguan bipolar dan tingkat kreativitas seseorang. Dalam studi lain, peneliti menganalisis DNA dari sekitar 80.000 orang untuk mencari gen yang meningkatkan risiko gangguan bipolar serta skizofrenia. Ditemukan pula, bahwa setiap individu kreatif membawa setidaknya 25 % gen yang berkaitan dengan bipolar dan skizofrenia.

Nah, berdasarkan dengan temuan tersebut, sudah dapat dipastikan bahwa orang-orang kreatif sangat mungkin memiliki gen yang membuat mereka berpikir secara berbeda dengan orang lain. Namun hal tersebut juga dapat berisiko menyebabkan penyakit mental, B’timers. Kalau menurut Robert A. Power dari Institute of Psychiatry, Psychology, dan Neuroscience di King’s College mengungkapkan bahwa, tak semua orang dengan gangguan bipolar adalah pribadi yang kreatif dan tak semua orang kreatif punya gangguan bipolar.

Sekarang Anda sudah jelas mengenai hubungan gangguan bipolar dengan tingkat kreativitas seseorang, kan, B’timers? (NO)



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE