Bayi Terlalu Sering Mengiler? Baca Disini! | Breaktime
Bayi Terlalu Sering Mengiler? Cari Tahu Penyebabnya!
17.12.2015

Pertanyaan yang sering diajukan para ibu adalah mengapa bayinya tidak bisa berhenti mengeluarkan air liur, tidak seperti anak lain. Well, beberapa bayi memang mengiler lebih banyak dari yang lain. Dan hal tersebut bukan karena ketika sang ibu ngidam tidak dituruti, lho.

Mengeluarkan air liur merupakan hal normal yang dialami setiap manusia. Penyebabnya bisa bermacam-macam, misalnya karena penggunaan obat-obatan, yang menyebabkan produksi air liur yang berlebihan dan kesulitan menelan.

Bayi yang berusia 3 hingga 6 bulan mulai memiliki kemampuan memproduksi air liur, dan pada beberapa anak produksinya cenderung lebih aktif apalagi menjelang tumbuhnya gigi. Hal tersebut adalah normal B’timers, jadi jangan cemas, ya.

Selain karena gigi yang akan tumbuh, beberapa faktor ini merupakan penyebab bayi mengiler:

  • Adanya infeksi

Kemungkinan besar ketika anak Anda terlalu banyak mengeluarkan air liur, disebabkan infeksi yang dialaminya di dalam mulut. Karena air liur merupakan cara alami dari tubuh untuk mengatasi infeksi yang ada. Selain itu, air liur diproduksi untuk menetralkan asam lambung si bayi. Jadi mengiler yang berlebihan ternyata juga membantu anak Anda untuk menenangkan sistem pencernaannya.

Bayi Terlalu Sering Mengiler? Baca Disini! | Breaktime
Pertumbuhan gigi bayi dapat memicu produksi liur yang berlebih
  • Proses pertumbuhan

Pertumbuhan gigi pada bayi menyebabkan kelenjar air liurnya menjadi sedikit lebih aktif. Walaupun sebenarnya itu bukan satu-satunya alasan mengapa seorang bayi mengiler. Ketika bayi Anda sudah mencoba memasukkan benda di sekitarnya ke dalam mulut, seperti mengemut, menggigit meskipun maih belum memiliki gigi, hal tersebut yang menyebabkannya memproduksi ludah lebih banyak dari yang bisa dia telan.

Bayi Anda akan selalu mengiler sampai berusia 1 tahun. Jika Anda merasa risih karena air liurnya yang terlalu banyak, usapkan tisu sesering mungkin. Tapi itu akan menyebabkan mulutnya beresiko iritasi.

Hal lain yang menyebabkan bayi mengiler adalah ketika bayi meminum susu, terkadang susu kembali keluar karena bayi masih belum memiliki refleks di kerongkongan. Jika hal itu terjadi, bayi akan merasa tidak nyaman. Dan ternyata air liurnyalah yang membantunya meringankan iritasi pada tenggorokan.

Jadi kasus mengiler berlebihan pada anak atau bayi merupakan hal normal, B’timers. Namun jika Anda tetap khawatir, bisa konsultasikan hal tersebut dengan dokter untuk memastikannya. (no)

Share This Article