Bau Badan Ternyata Bisa Deteksi Penyakit Tubuh! | Breaktime
Bau Badan Ternyata Bisa Deteksi Penyakit di Tubuh, Masa Sih?
01.02.2016

B’timers, mulai sekarang sebaiknya Anda berhati-hati dengan bau badan. Bukan sekedar masalah bau tak sedap dan menyengat di tubuh yang mengganggu penciuman. Lebih dari itu, bau badan tertentu ternyata bisa mendeteksi bahwa Anda atau keluarga mengidap penyakit tertentu. Masa sih?

Setiap orang memiliki bau badan yang tidak sama meski perbedaannya sangat tipis. Namun, tahukah Anda bahwa bau alami badan juga bisa berubah? Jangan menganggap enteng jika hal ini terjadi, B’timers. pasalnya perubahan bau badan pada tubuh bisa menjadi tanda bahwa Anda sedang menderita atau terinfeksi penyakit tertentu.

Bau Badan Ternyata Bisa Deteksi Penyakit Tubuh! | Breaktime
Waspadai ketika bau badan berubah

Melalui penelitiannya, ilmuwan dari Karolinska Institute di Swedia menemukan bahwa perubahan bau badan bisa menjadi petunjuk bahwa seseoang mengidap penyakit tertentu. Ilmuwan tersebut mendapati bahwa sistem daya tahan tubuh seketika bereaksi ketika penyakit atau virus berusaha menjangkit tubuh. Hal itu dibuktikan ketika seorang relawan diberi senyawa tertentu dan bau badannya berubah ketika mendekteksi kehadiran bakteria.

Tergantung pada usia, jender dan kesehatan

Benar jika setiap orang memiliki bau badan yang berbeda karena kumpulan senyawa dalam tubuh bersatu untuk menciptkan bau yang unik. Namun untuk mendeteksi penyakit yang menyerang tubuh berdasarkan beberapa faktor, termasuk usia, jender dan kesehatan tubuh.

Bau Badan Ternyata Bisa Deteksi Penyakit Tubuh! | Breaktime
Penderita penyakit tifoid berbau seperti roti panggang

Nah, beberapa penyakit berikut berhasil dideteksi dengan  mengandalkan aroma yang keluar dari tubuh pasien yang terinfeksi. Di antaranya adalah tubuh orang yang terinfeksi demam atau gejala tifoid (biasa dikenal tifus) berbau seperti roti panggang, seseorang dengan penyakit kuning tercium bau amis seperti tukang daging dan seseorang dengan penyakit kelenjar berbau seperti bir basi.

Tidak hanya bau badan

Mendeteksi penyakit yang bersarang pada tubuh tidak hanya bisa dilihat dari bau badan saja, B’timers. Bau nafas, bau darah dan bau urin juga bisa membantu mendeteksi adanya penyakit. Penelitian  di Karolinska Institute juga menemukan bahwa bau urine juga dipengaruhi oleh peradangan dalam tubuh.

Untuk itu, alangkah lebih baiknya jika B’timers bisa aware terhadap bau badan masing-masing. Jadi, apabila terjadi perubahan bau badan, Anda bisa mengambil tindakan cepat untuk melakukan medical checkup di dokter atau rumah sakit agar si penyakit atau virus tidak menyebar luas ke seluruh tubuh. (nap)

Share This Article