Bahaya Kerokan dari Pecahnya Pembuluh Darah Sampai Stroke | Breaktime
Bahaya Kerokan dari Pecahnya Pembuluh Darah Sampai Stroke
01.06.2015

Ini Dia Bahaya Dari Kerokan

Tidak hanya di Indonesia saja, istilah masuk angin atau kondisi ketika seseorang merasa mual, meriang, panas dingin dan terkadang pening juga muncul di semua negara di dunia. Contohnya saja di Jepang, masuk angin dikenal dengan nama kaze atau kaze o hiku atau juga dalam Bahasa Inggris disebut catching a cold. (Baca juga: 4 Cara “TOBAT” Dari Kecanduan Media Sosial)

B’timers, tahukah Anda bahwa menurut dunia kedokteran, penyakit  masuk angin sebenarnya tidak ada atau tidak masuk dalam ranah medis. Karena merupakan reaksi alami tubuh terhadap kelelahan fisik, terlambat makan dan juga stres secara bersamaan dan bergabung menjadi satu. Menyebabkan pembentukan gas yang berlebihan dalam lambung dan usus.

Ketika gas dalam jumlah banyak tersebut terbentuk dan memenuhi rongga lambung dan usus, maka seseorang akan merasa mulas, mual dan ingin muntah, disertai dengan gejala-gejala seperti yang biasa dialami oleh orang masuk angin pada umumnya.

Selain menggunakan obat-obatan yang dijual bebas di pasaran, masyarakat Indonesia biasanya mengusir penyakit ini dengan cara kerokan. Kerokan atau dalam bahasa akupuntur Cina disebut gua sha ini merupakan pengobatan alternatif dan tradisional yang sudah dilakukan bertahun-tahun dan dipercaya dapat menyembuhkan masuk angin.

Gambar di atas adalah terapi kerokan atau gua sha yang dilakukan di Chiangmai, Thailand
Gambar di atas adalah terapi kerokan atau gua sha yang dilakukan di Chiangmai, Thailand

Metode dan bahan untuk melakukan kerokan terbilang mudah dan siapa saja dapat melakukannya. Hanya dengan melumuri koin atau benda yang berbentuk pipih dengan minyak, kemudian menggosokkannya secara berulang-ulang pada bagian tubuh, khususnya punggung, maka akan menimbulkan bekas merah (red mark) sebagai tanda keluarnya angin dari dalam tubuh.

Namun tahukah bahwa kerokan tersebut memiliki sisi negatif? Berikut penjelasannya.

Gosokan koin dengan cepat menggunakan minyak memang membuat suhu tubuh naik dan membantu tubuh melepaskan hormon beta endofin. Namun inflamasi pada kulit yaitu kondisi memerah justru tidak baik untuk kesehatan.

Membuat  kulit memerah dengan kerokan justru akan membuat jaringan kulit yang mengandung darahmeradang. Apabila peradangan sudah mencapai titik ekstrim, bisa mengakibatkan pecahnya pembuluh kapiler yang berada di bawah permukaan kulit.

Selain itu, dengan melakukan kerokan, pori-pori di permukaan kulit akan membesar. Dengan membesarnya pori-pori tersebut , ada kemungkinan bakteri dan virus penyakit lain dapat lebih mudah masuk ke dalam tubuh.

Bahkan apabila seseorang sering melakukan kerokan di daerah leher, risiko terkena stroke akan semakin tinggi karena inflamasi yang terjadi dapat membuat saraf di sekitar leher rusak.

Memang enak sih, tubuh menjadi hangat setelah kerokan. Tapi disarankan agar B’timers tidak melakukannya sering-sering. Stay healthy!

Share This Article