Bagaimana Mengatasi Jerawat dan Bekasnya ? | Breaktime

KONSULTASI KESEHATAN

dr. Yosefin Eka

dr. Yosefin Eka,S.Ked adalah alumni FK Universitas Brawijaya Malang. Ia pernah mengikuti Pelatihan Emergency Life Support di RS. Hasan Sadikin Bandung, serta Pelatihan dan Workshop Kulit Kelamin & Estetik Medik di FK Univ. Sebelas Maret 2015.

Bagaimana Mengatasi Jerawat dan Bekasnya yang Sulit Hilang?
16.11.2015
“Saya punya jerawat pada wajah yg byk . kebiasaan apa yg harus saya hindari agar jerawatnya berkurang. Bagaimna cara menghilangkan bekas yg berlubang?”
Agnes, Perempuan (19) thn, Makassar

Acne Vulgaris atau lebih dikenal sebagai jerawat merupakan kondisi kelainan kulit kronis yang melibatkan penyumbatan atau pembengkakan dari kelenjar rambut yang diikuti oleh pembengkakan/ sumbatan dari kelenjar sebasea/kelenjar minyak.  Jerawat sendiri disebabkan oleh sebab yang multifaktorial. Namun, yang menjadi poin kuncinya adalah 80% disebabkan oleh faktor genetik.  Selain itu, jerawat terjadi karena interaksi dari 4 faktor : (1) penyumbatan folikel rambut (2) kelebihan produksi sebum/minyak pada kulit (3) adanya bakteri pada kulit, yaitu Propionibacterium Acnes (4) dan pembengkakan dari jaringan kulit.

Jerawat didiagnosis ketika ditemukannya kelainan kulit berupa komedo (baik komedo terbuka maupun komedo tertutup),  papul (kelainan kulit berupa peninggian pada kulit yang meninggi berukuran <1cm), pustul (kelainan kulit berupa peninggian pada kulit yang meninggi yang berisi nanah), atau nodu (kelainan kulit berupa peninggian pada kulit yang meninggi berukuran >1cm). 

Pengobatan yang dapat diberikan untuk pengobatan jerawat adalah obat kombinasi golongan asam retinoid (obat ini meluruhkan komedo jerawat dan anti pembengkakan) dan antibiotik merupakan terapi utama untuk jerawat, selain itu dapat juga diberikan obat Benzoil Peroxyde (obat ini bersifat keratolitik yang meluruhkan keratin sehingga dapat meluruhkan komedo jerawat pada kulit dan bersifat antimikroba bagi bakteri P. Acnes penyebab jerawat.

Kebiasaan-kebiasaan yang bisa  Agnes lakukan untuk mengurangi timbulnya jerawat yaitu:

  • Melakukan pola hidup sehat  (perbanyak minum air putih ± 8 gelas sehari, perbanyak konsumsi buah, dan sayur, kurangi konsumsi kafein, soft drink dan junk food, tidur cukup 8 jam sehari,  dan rutin berolahraga dapat mengurangi timbulnya jerawat)
  • Menghindari/ mengurangi  stress
  • Menjaga kebersihan kulit wajah dengan mencuci muka ± 2 kali sehari (hindari mencuci muka terlalu sering, karena mencuci muka terlalu sering dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan terjadi peningkatan produksi sebum/ minyak pada wajah), dan segera mengelap wajah menggunakan kertas minyak sesering mungkin saat kulit wajah dirasa berminyak (hal ini akan mengurangi pembentukan jerawat dikarenakan bakteri P. Acnes merupakan bakteri yang menyukai minyak dan menggunakan minyak sebagai bahan baku untuk membentuk jerawat, sehingga ketika minyak di wajah dihilangkan P. Acnes gagal membentuk formasi jerawat)
Bagaimana Mengatasi Jerawat dan Bekasnya ? | Breaktime
Hindari memencet jerawat yang sedang meradang

Mengurangi konsumsi dairy product seperti susu, cokelat, mayonaise, keju, yoghurt, es krim, dan mentega karena  dairy product mengandung faktor-faktor pemicu pembengkakan yang dapat merangsang timbulnya jerawat.

  • Gunakan kosmetik yang bersifat non-komedogenik, dan segera bersihkan wajah setelah memakai make up.
  • Bersihkan secara rutin benda-benda yang sering menempel pada wajah seperti smartphone, sprei, dan sarung bantal/guling. Hal ini akan menghindari berkembangbiaknya bakteri, sehingga mengurangi pembentukan jerawat

Komplikasi dari jerawat adalah terjadinya acne scarring/lubang-lubang bekas jerawat. Untuk menghindari terjadinya acne scarring/lubang bekas jerawat yaitu hindari mengotak-atik jerawat menggunakan jari karena dapat menyebabkan jerawat semakin meradang. Hindari juga memencet jerawat dengan tangan, dan segera obati jerawat untuk menghindari terjadinya peradangan pada kulit yang semakin parah. Semakin dalam lapisan kulit yang mengalami peradangan tanpa dipencet/dimanipulasi dengan tangan, akan membekas menjadi berlubang .

Lubang bekas jerawat penanganannya relatif sulit dan memerlukan waktu lama. Jika sudah terjadi keadaan kulit wajah menjadi berlubang segera hubungi dermatologist untuk dianalisa jenis lubang, kedalaman lubang, dan keadaan kulit Anda seperti apa. Sedangkan metode yang biasa dipakai untuk mengurangi lubang bekas jerawat yaitu Mikrodermabrasi, Dermabrasi, Mikroneedling, atau kombinasi Mikroneedling dan Platelet Rich Plasma, Filler, Chemical Peeling, Subsisi, maupun Fractional CO2 laser.

Semoga bermanfaat.

Share This Article