Cara Hilangkan Panu yang Ganggu Penampilan? | Breaktime

KONSULTASI KESEHATAN

dr. Yosefin Eka

dr. Yosefin Eka,S.Ked adalah alumni FK Universitas Brawijaya Malang. Ia pernah mengikuti Pelatihan Emergency Life Support di RS. Hasan Sadikin Bandung, serta Pelatihan dan Workshop Kulit Kelamin & Estetik Medik di FK Univ. Sebelas Maret 2015.

Bagaimana Cara Hilangkan Panu yang Ganggu Penampilan?
23.11.2015
“Dok Saya Punyq Keluhan Panu Cara Ngilanginya Gimana Dok??”,
Doni, laki-laki, Pekanbaru

Panu atau disebut Pitiriasis Versikolor merupakan infeksi jamur pada  kulit yang bersifat ringan, menahun, dan biasanya relatif sedikit  gatal. Ditandai dengan adanya bercak yang berwarna lebih gelap dari kulit sekitarnya atau bisa juga lebih pucat dari sekitarnya. Lokasi tersering  mengenai bagian dada, lengan atas, perut, dan punggung (area yang jarang terkena: kulit kepala, kelamin, dan wajah).

Penyebabnya adalah jamur Malassezia furfur. Panu ini tumbuh karena beberapa faktor yang memperngaruhi, yaitu lebih sering mengenai orang-orang yang imunnya rendah (yaitu pada orang-orang penderita Diabetes Mellitus, TBC, Kanker, Kekurangan Gizi, dan dalam terapi obat Steroid dalam jangka waktu lama), faktor genetik, lingkungan yang hangat dan lembab, selain itu lebih seing mengenai orang gemuk/obesitas (karena jamur ini tumbuuh subur di lingkungan yang tinggi lemak, dan usia yang sering terkena adalah usia pubertas 15-24 tahun karena pada usia Kelenjar minyak lebih aktif. tsb dan serta penggunaan bahan-bahan kosmetikobat yang tinggi lemak. 

Perlu digarisbawahi bahwa panu ini disebabkan infeksi jamur yang merupakan hidup normal di kulit manusia sehingga panu ini tidak menular. Dan warna kulit yang berubah lebih gelap maupun lebih terang karena panu ini akan dapat kembali berwarna normal dalam 1-2 bulan setelah mendapat terapi.

Terapi untuk panu ini adalah Lotion Sellenium sulfide selama 2 minggu  pada area kulit yang terkena atau obat oles golongan Azole dapat digunakan setiap malam selama 2 minggu.  Untuk pengobatan dengan obat minum, dapat digunakan Fluconazole dan Itraconazole. Terapi obat-obat tersebut dapat menyembuhkan namun tidak dapat menghambat kekambuhan terjadinya panu. Sedangkan dari konsumsi diet/makanan tidak banyak pengaruh dalam menyembuhkan panu.

Semoga membantu!

Share This Article