Awas, Olahraga Ternyata Berpotensi Menyebabkan Kemandulan! | Breaktime
Awas, Olahraga Ternyata Berpotensi Menyebabkan Kemandulan!
27.09.2015

Olahraga adalah salah satu kegiatan yang sangat dianjurkan bagi kesehatan tubuh. Selain dapat mencegah dan menurunkan risiko penyakit tidak menular, olahraga juga menjaga tubuh agar tetap fit dengan berat badan seimbang. Namun, disisi lain olahraga juga dapat menyebabkan kemandulan, lho.

Olahraga dan kesuburan

Olahraga dapat mempengaruhi kesuburan
Olahraga dapat mempengaruhi kesuburan

Terdengar aneh mungkin menghubungkan olahraga dengan kesuburan. Namun, fakta membuktikan bahwa olahraga dapat mengganggu kesehatan sistem reproduksi pada wanita.

Hingga saat ini, telah banyak ditemukan bahwa atlet wanita berhenti mengalami menstruasi yang seharusnya menjadi siklus bulanan. Bahkan 50% atlet wanita menderita ketidak teraturan menstruasi atau amenorrhea.

Ketidak teraturan bahkan berhentinya menstruasi tersebut disebabkan oleh hilangnya terlalu banyak lemak dari tubuh. Lemak tubuh adalah salah satu yang diperlukan untuk menghasilkan estrogen yang berperan dalam proses ovulasi. Bahkan 30% kadar estrogen diproduksi oleh sel lemak tubuh. Oleh sebab itu, hilangnya lemak tubuh akan membuat ovulasi sulit terjadi (oligomenore) dan amenorrhea.

Oligomenore dan amenorrhea dapat menyebabkan perempuan sulit, bahkan tidak bisa hamil sama sekali. Tak hanya pada wanita, pengaruh ini juga dapat terjadi pada pria meskipun sangat kecil kemungkinannya.

Penelitian terkait

Tak sekedar teori, efek buruk olahraga pada kesuburan juga telah melalui penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Public Health volume 76.

Dalam studi yang mempelajari hubungan antara risiko disfungsi ovulasi dan olahraga tersebut, dilibatkan 346 orang wanita infertile akibat kegagalan ovulasi. Peneliti kemudian mengumpulkan data tentang pola latihan mereka selama setahun terakhir dan dibandingkan dengan mereka yang berhasil hamil.

Hasilnya, perempuan yang kerap berolahraga selama satu jam atau lebih per hari memiliki tingkat infertilitas lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang berolahraga kurang dari satu jam per hari.

Lakukan yoga sebagai pengganti latihan lain
Lakukan yoga sebagai pengganti latihan lain

Olahraga yang cocok untuk wanita

Meskipun sepertinya mengerikan, namun ada olahraga yang aman dan disarankan untuk para wanita, yakni yoga. Yoga merupakan salah satu latihan yang tidak terlalu berat, tapi memiliki dampak yang besar bagi tubuh dan kesehatan.

Bahkan yoga dipercaya dapat mengatasi masalah kesuburan yang terjadi. Para ahli lebih menyarankan Anda melakukan yoga dibandingkan meminum obat kesuburan yang membuat ovarium membengkak.

Pilih olahraga secara bijak ya, B’timers! (dfr)

Share This Article