Awas! Merokok dalam Mobil Ternyata Sangat Berbahaya | Breaktime
Awas! Merokok dalam Mobil Ternyata Sangat Berbahaya
08.10.2015

Di negara-negara maju, kesadaran akan bahaya merokok sudah cukup tinggi. Namun, tak bisa dipungkiri, rokok memang tak pernah habis diminati. Seperti di Inggris, B’timers, karena kepedulian yang tinggi terhadap bahaya rokok, kini diberlakukan denda bagi orang yang merokok dalam mobil, terhitung sejak tanggal 1 Oktober 2015.

Hukum “berbicara” soal merokok dalam mobil

Peraturan ini dibuat dengan tujuan melindungi anak-anak dari bahaya asap rokok saat berada dalam mobil. Bahkan, jika dalam mobil juga ada penumpang berusia di bawah 18 tahun, maka denda yang diberikan mencapai £50.

Ini karena bahan kimia berbahaya dalam rokok, yaitu sejenis partikel halus yang 100 kali lebih tipis dari helai rambut manusia, bisa terhirup oleh anak-anak. Hal itu disampaikan oleh Dr Anil Namdeo dari Transport Operations Research Group di Newcastle University.

Telah dilakukan penelitan dengan mobil yang dikendarai pengemudi sambil merokok, disertai penumpang berupa boneka, dan mobil berkeliling selama 20 menit di sekitar Newcastle. Boneka digunakan sebagai pengganti anak-anak agar aman. Hasilnya menunjukkan bahwa bahan kimia dalam rokok tetap sama bahayanya, baik jendela mobil terbuka atau tertutup.

Merokok dalam mobil sangat berbahaya khususnya bagi kesehatan anak
Merokok dalam mobil sangat berbahaya khususnya bagi kesehatan anak

Asap rokok dari kursi pengemudi tetap sangat berbahaya

Profesor Kevin Fenton, National Director untuk Health and Wellbeing for Public Health England membenarkan hal tersebut. Anak-anak cenderung lebih rentan terhadap asap rokok dan mereka secara otomatis menjadi perokok pasif. Padahal, sistem pernapasan dan kekebalan tubuh mereka masih dalam proses berkembang.

Sekitar 4,000 senyawa kimia terdapat dalam asap rokok, dan 50 di antaranya dapat menyebabkan kanker. Menurut para ahli, tiga juta anak sudah menjadi perokok pasif yang ikut menghirup asap rokok. Ini jelas sangat membahayakan kesehatan generasi penerus tersebut. Sebab, mereka jadi lebih rentan terhadap resiko penyakit asma, bronkitis, serta infeksi pernapasan dan telinga.

Dr. Namdeo mengatakan, orang-orang yang mengmudi sambil merokok mengira membuka jendela mobil bisa menjaga udara tetap bersih. Padahal, udara justru terhisap ke dalam dari luar dan  membuat asap rokok langsung mengenai penumpang yang ada di kursi belakang. Dan, itu terjadi hanya dalam hitungan menit.

Dr. Malcolm Brodie, konsultan pengobatan pernapasan anak di Rumah Sakit Anak Great North, Newcastle, mengatakan bahwa bayi dan anak-anak yang menghirup asap rokok cenderung akan mengalami asma dan infeksi pernapasan, bahkan membutuhkan pengobatan yang serius dari dokter atau rumah sakit.

Karena itulah, hindari merokok dalam mobil, khususnya saat sedang membawa penumpang anak-anak, B’timers. Sayangilah keluarga Anda dan jaga kesehatan orang-orang yang Anda cintai dengan baik.

Share This Article