Apa sih, Alasan Hidung Berair Jika Dingin? | Breaktime
Apa sih, Alasan Hidung Berair Jika Dingin?
06.03.2016

Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa saat suhu di bawah 32 derajat hidung selalu berair meskipun tidak sedang terserang flu, B’timers? Hmm, bila Anda sedang flu atau pilek, selaput lendir yang melapisi rongga hidung akan menghasilkan lendir dan cairan yang dirancang untuk melawan dan mengeluarkan kuman penyakit.

Hidung Anda juga dapat menghasilkan lendir tambahan jika terpapar alergen. Misalnya serbuk bunga, bulu binatang atau yang lainnya. Saat Anda menangis juga dapat menyebabkan kelebihan cairan yang akhirnya mengalir dari sudut dalam kelopak mata ke rongga hidung, lho, B’timers.

Tapi mengapa hidung kita berair saat cuaca sedang dingin? Bahkan ketika kita tidak sedang sakit sekalipun. Ada banyak alasan hidung berair jika dingin yang mungkin tidak semua orang mengetahuinya.

Hidung Anda tengah bekerja

Hidung kita adalah tempat yang hangat dan dapat menambah kelembaban udara yang akan masuk ke dalam paru-paru. Dan ketika Anda menghirup udara dingin dan kering, jaringan lembab di dalam hidung akan secara otomatis meningkatkan produksi cairan, untuk melakukan tugasnya melindungi jaringan paru-paru yang sangat sensitif, B’timers.

Tapi, ketika ada terlalu banyak kelebihan cairan yang diproduksi, maka saat itulah hidung Anda meler. Cuaca dingin memiliki efek lain yang menyebabkan Anda lebih mungkin mengalami hidung berair, B’timers. Karena udara dingin dapat mempercepat produksi lendir.

Apa sih, Alasan Hidung Berair Jika Dingin? | Breaktime
Serbuk bunga dapat memicu alergi

Adakah cara menanggulanginya?

Berdasarkan penelitian, alasan hidung berair jika dingin tidak terlalu berbahaya, kok, B’timers. Dan , ya, semua orang bisa mengalami hal ini. Jika Anda merasa khawatir akan terserang flu karenanya, itu hanyalah mitos! Saat Anda sudah benar-benar terganggu dengan kondisi ini, ada baiknya dengarkan nasihat ibu. Sebelum keluar rumah saat kondisi dingin, sebaiknya tutup hidung dan mulut dengan syal. Bernapas melalui kain akan membuat udara menjadi hangat dan lembab, sehingga dapat mengurangi produksi lendir yang dibuat oleh hidung Anda.

Atau Anda bisa menggunakan obat semprot hidung untuk membantu melembabkan hidung Anda, B’timers. Selain itu, saat berada di dalam ruangan nyalakan humidifier untuk menghangatkan udara.

Namun apabila hidung berair yang Anda alami disertai dengan gejala lain, seperti sakit tenggorokan sampai batuk, kemungkinan Anda mengalami iritasi yang disebabkan oleh alergi di lingkungan sekitar, B’timers. Atau bisa juga disebabkan efek samping dari penggunaan obat tertentu.

Bagaimana, B’timers, setelah mengetahui alasan hidung berair jika dingin tadi, Anda sudah tidak perlu cemas lagi ketika mengalaminya saat musim hujan, kan? (NO)

Share This Article