5 Mitos Kanker Payudara, Benar atau Salah? | Breaktime
5 Mitos Kanker Payudara, Benar atau Salah?
20.10.2016

Mungkin B’timers sedikit banyak sudah tahu tentang kanker payudara, seperti bagaimana Anda harus menjaga kesehatan dan rutin melakukan deteksi dini untuk mencegahnya. Banyak cara-cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mendeteksi kanker payudara di antaranya adalah meraba payudara saat akan mandi atau tidur. Tapi seiring dengan berkembangnya pertumbuhan jumlah penderita kanker payudara, memicu munculnya berbagai mitos tentang hal ini. Tidak bisa dipungkiri memang karena pada dasarnya kultur masyarakat kita sebagian besar masih mempercayai kehadiran mitos. Berikut 5 mitos seputar kanker payudara yang keliru.

Kanker payudara hanya terjadi secara genetik

No no, siapa saja bisa terkena kanker payudara. Sekitar 70% wanita yang terkena kanker payudara tak punya faktor risiko keturunan. Meski genetik meningkatkan risiko dua kali lipat, tapi yang tak punya sejarah kanker di keluarga pun bisa terkena.

5 Mitos Kanker Payudara, Benar atau Salah? | Breaktime
Ukuran payudara bukan faktor utama penyebab kanker

Wanita dengan payudara besar lebih rentan

Ukuran payudara tidak mempengaruhi kanker payudara, namun kepadatan payudaralah yang berpengaruh, payudara yang lebih padat lebih rentan terhadap kanker payudara. Cara mengetahui kepadatan payudara adalah lewat mammogram.

Pria tak bisa terkena kanker payudara

Lebih dari 2.000 kasus kanker payudara pria terjadi di Amerika Serikat tiap tahunnya. Meski pria lebih jarang terkena kanker payudara dibandingkan wanita, namun nyatanya kanker payudara bisa menyerang wanita maupun pria.

Diet dan gaya hidup tak berpengaruh

Diet atau pola makan yang buruk meningkatkan risiko kanker payudara hingga 23%, merokok hingga 20% dan kurang olahraga hingga 20%. Jadi, agar terhindar dari kanker payudara, lakukan diet sehat, banyak olahraga dan hindari rokok, ya.

5 Mitos Kanker Payudara, Benar atau Salah? | Breaktime
Pakailah bra dengan ukuran yang pas

Memakai bra bisa menyebabkan kanker payudara

Memakai bra tidak mengakibatkan kanker, tapi ukuran bra yang tidak sesuai yang bisa memicu kanker. Bra yang kekecilan bisa menghambat aliran cairan limfatik dan meningkatkan risiko kanker payudara. Jadi pakai bra yang ukurannya pas, ya. Anda pun merasa nyaman saat beraktivitas, bukan.

Wah, payudara memang bagian tubuh wanita yang sensitif dan harus dijaga dengan ekstra, ya. Love and protect your breast with AXA Cancer & Save, B’timers. AXA Life Indonesia turut berpartisipasi dalam memperingati Hari Kanker Payudara lewat program #DukunganCintaKamu. Di mana dalam program ini setiap pembelian produk AXA Cancer & Save, 20% akan disumbangkan ke yayasan peduli kanker yaitu Yayasan Kanker Indonesia dan LovePink. Tak hanya itu, selain beramal, Anda juga masih mendapat keuntungan lain berupa diskon hingga 50 % yang berlaku cuma sampai 31 Oktober 2016. Untuk info selengkapnya, langsung cek di sini, ya. Lindungi payudara Anda sejak dini.

Share This Article