Jenis Gigitan Serangga dengan Bekas yang Berbeda | Breaktime
5 Jenis Gigitan Serangga dengan Bekas yang Berbeda
05.03.2016

Pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan yang namanya serangga bukan? Ya, serangga adalah salah satu dari golongan hewan yang memiliki jenis yang berbeda-beda. Makanan dari serangga ada bermacam-macam, seperti buah, daun, dan bahkan darah. Biasanya, serangga yang mengonsumsi darah mengincar bagian tubuh manusia hingga meninggalkan bekas yang cukup mengganggu.

Bekas setiap gigitan serangga berbeda-beda, B'timers, tergantung dari jenis serangganya. Bagi Anda yang ingin tahu seperti apa saja jenis gigitan serangga, berikut penjelasannya :

1. Nyamuk

Jenis Gigitan Serangga dengan Bekas yang Berbeda | Breaktime
Nyamuk memiliki belalai khusus yang halus di depan mulutnya

Nyamuk adalah salah satu serangga yang menghisap darah untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Namun, yang berburu darah manusia hanyalah nyamuk betina saja. Ketika nyamuk betina ingin menghisap darah manusia, ia akan menusukkan belalai halusnya ke pori-pori dan menyuntikan sebuah zat yang membuat kulit di daerah tersebut mati rasa.

Setelah selesai menghisap darah, kulit yang baru saja dihisap darahnya akan membentuk tonjolan seperti kubah lebar tak berwarna. Dan perlahan akan berubah warna menjadi merah dan kembali ke bentuk semula.

2. Lalat

Jenis Gigitan Serangga dengan Bekas yang Berbeda | Breaktime
Lalat memiliki banyak bakteri di bagian kaki dan sayapnya

Lalat adalah salah satu serangga yang seringkali hinggap di tempat sampah. Lalat sering hinggap di makanan, minuman, buah, dan bahkan kulit manusia. Mungkin Anda belum mengetahui sebelumnya bahwa sebenarnya lalat pun bisa menggigit kulit manusia untuk menyebarkan sebuah parasit. Setelah lalat menggigit kulit, bekas yang ditinggalkannya berupa ruam berwarna merah berjajar dan meninggalkan rasa sakit.

3. Kutu

Jenis Gigitan Serangga dengan Bekas yang Berbeda | Breaktime
Kutu adalah salah satu parasit yang merugikan manusia

Jenis gigitan serangga selanjutnya adalah kutu. Kutu busuk, kutu rambut, dan kutu tanaman adalah salah beberapa jenis parasit yang bertahan hidup dari mahluk hidup lainnya. Kutu sama dengan nyamuk, ia menghisap darah manusia atau hewan yang ditinggalinya. Saat ia menggigit dan menghisap darah, bekas dari gigitan tersebut akan berbentuk seperti bercak merah datar di dalam kulit.

4. Laba-laba

Jenis Gigitan Serangga dengan Bekas yang Berbeda | Breaktime
Laba-laba tidak akan menggit manusia selama dirinya tidak terancam

Laba-laba memang tidak menghisap darah manusia, tapi ia akan menggigit kulit manusia saat dirinya terancam. Laba-laba memiliki gigi yang cukup tajam untuk membuat kulit manusia terluka. Bekas dari gigitan laba-laba adalah ruam berbentuk seperti lingkaran yang melebar namun datar. Warna dari ruam tersebut adalah merah kecokelatan.

5. Semut Api

Jenis Gigitan Serangga dengan Bekas yang Berbeda | Breaktime
Semut api meninggalkan bekas gigitan yang cukup menyakitkan

Meskipun sengatan semut peluru adalah sengatan tersakit di dunia, semut api juga meninggalkan sakit yang tidak tanggung-tanggung. Ia akan menggigit menggunakan gigi capit depannya. Bekas gigitannya berbentuk seperti jerawat, menggelembung keras berwarna merah dan apabila disentuh akan terasa sakit.

Itulah beberapa contoh jenis gigitan serangga yang mungkin belum Anda ketahui sebelumnya. Sebenarnya, untuk terhindar dari gigitan serangga sangat mudah B'timers, yaitu selalu menjaga kebersihan kulit agar serangga tidak hinggap di kulit Anda. (wsu)

Share This Article