5 Efek Negatif Menahan Marah, Wah, Apa Saja, Ya? | Breaktime
5 Efek Negatif Menahan Marah, Wah, Apa Saja, Ya?
30.07.2016

Terkadang marah juga baik untuk B’timers, jika hal tersebut diekspresikan dengan cara yang menyehatkan. Namun bagaimanapun juga, marah memiliki efek negatif bagi tubuh manusia jika mereka menahan emosi tersebut terlalu lama.

Berikut ini beberapa hal negatif jika terlalu lama menahan amarah.

  • Ledakan kemarahan dapat menempatkan jantung Anda dalam risiko besar

Pada umumnya penderita serangan jantung disebabkan oleh ledakan kemarahan. Serangan jantung terjadi akibat seseorang menekan rasa marah untuk tidak mengungkapkannya dan berusaha keras untuk mengendalikan hal itu.

  • Kemarahan dapat meningkatkan risiko terserang stroke

Sebuah studi menunjukkan bahwa ada risiko mengalami stroke tiga kali lebih tinggi yang terjadi, akibat pembekuan darah ke otak atau pendarahan di dalam otak setelah selama dua jam menahan marah.

  • Melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda

Apakah Anda pernah merasa lebih sering sakit ketika Anda marah setiap saat? Ya, memang benar. Kemarahan yang berlebihan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, ketika sedang marah sebaiknya Anda melakukan hal-hal positif seperti, membaca cerita humor, olahraga, atau beristirahat.

  • Kemarahan dapat menyebabkan depresi

5 Efek Negatif Menahan Marah, Wah, Apa Saja, Ya? | Breaktime
Menahan amarah dapat menyebabkan depresi

Terdapat hubungan yang jelas antara depresi, marah, gelisah, stres, dan penyakit jantung, demikian menurut Philip Binkley, professor of medicine di divisi kedokteran jantung Ohio State University. Ternyata, terbukti bahwa menahan amarah dapat menyebabkan depresi. Hal itu dikarenakan seseorang merasa tertekan dan memikirkan banyak hal.

  • Marah dapat mempersingkat hidup Anda

Efek ini merupakan kesimpulan dari beberapa efek negatif akibat menahan marah. Jika terlalu sering menahan marah akan menimbulkan tingkat stres yang tinggi. Sehingga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan mudah terserang penyakit.

Sebaiknya jika Anda marah, luapkan saja. Namun juga tidak perlu berlebihan dalam meluapkan amarah biar tidak meledak-ledak, B’timers. (vpd)

Share This Article