3 Gejala Penyakit Jahat Akibat Ledakan Kolesterol | BREAKTIME
3 Gejala Penyakit Jahat Akibat Ledakan Kolesterol
06.04.2015
“People need to know about blood pressure, blood sugar, and cholesterol”

Harus diakui bahwa setiap orang yang mengalami pertambahan usia pasti akan mulai merasakan sejumlah gangguan kesehatan. Semua ini tak lain dan tak bukan dikarenakan fungsi kinerja beberapa organ mulai mengalami penurunan. Namun, sadarkah B’timers bahwa tingkat kolesterol berlebih memiliki peran penting pada timbulnya berbagai jenis penyakit?

Yap, selain bersumber dari pikiran, tingginya angka Low-density lipoproteins (LDL) atau yang lebih populer disebut “kolesterol jahat” dalam tubuh dapat memicu munculnya sejumlah penyakit mengerikan seperti penyempitan jantung koroner, serangan jantung, hingga stroke.

Lalu, bagaimana cara mendeteksi kadar LDL berlebih dalam tubuh? Well, there are no direct symptoms in the vast majority of cases. Jadi, tes darah adalah satu-satunya cara untuk mengetahui apakah Anda memiliki kadar kolesterol jahat yang menumpuk atau tidak. Kendati demikian, Anda tetap harus membekali diri dengan informasi seputar gejala beberapa penyakit berbahaya yang muncul akibat penumpukan kolesterol berikut ini:

Jantung koroner

Pada umumnya, gejala jantung koroner pada pria dan wanita cenderung berbeda. Pria akan merasakan nyeri pada bagian dada, sedangkan wanita akan merasa lebih mudah lelah dan lemah. Namun, secara umum orang yang mengalami jantung koroner memiliki gejala rasa nyeri yang amat sangat dan seolah ada yang meremas-remas dari dalam tubuh, nafas tersengal-sengal, dan mati rasa pada bagian tangan serta kaki.

Stroke

Jumlah kolesterol yang sangat tinggi juga dapat mengakibatkan timbulnya plak pada pembuluh darah yang akhirnya menyumbat peredaran darah ke otak. Kejadian inilah yang mengantar pada penyakit stroke.

Umumnya, gejala stroke ini diawali dengan adanya rasa pusing yang tiba-tiba, kehilangan keseimbangan, mata atau bibir mendadak kaku sebelah, bicara tak lancar, dan pandangan menjadi kabur.

Serangan jantung

Kondisi arteri yang tersumbat plak kolesterol yang mengakibatkan aliran darah menjadi tak lancar ini dinamakan arterioskelorosis dan umumnya tidak menunjukkan gejala apapun. Namun ketika plak tersebut hancur, maka gumpalan darah yang ada di sekitar plak akan langsung melaju dan memblokir aliran darah yang menuju jantung sehingga mengganggu pasokan oksigen serta nutrisi.

Ketika mulai memasuki usia 20 tahun, lakukan tes darah untuk menguji jumlah kadar kolesterol dalam tubuh dan pastikan untuk rutin melakukan pengecekan setiap empat atau enam tahun sekali. Hasil pemeriksaan normal umumnya ditunjukkan seperti hasil berikut ini:

  • Total kolesterol: kurang dari 200 mg/dL
  • Kolesterol LDL: kurang dau 100 mg/dL
  • Kolesterol HDL: ≥ 40 mg/dL 
  • Trigliserida: kurang dari 150 mg/dL

Dengan mengetahui kadar kolesterol melalui tes darah, tentu B’timers lebih mudah mengontrol kondisi kesehatan dan tak perlu takut lagi akan serangan penyakit meski menyantap berbagai makanan lezat di hari Paskah! 

Share This Article