Wajib Tahu! 10 Tips Olahraga Bagi Penderita AIDS | Breaktime
Wajib Tahu! 10 Tips Olahraga Bagi Penderita AIDS
01.12.2017

Tak seperti mereka yang sehat, orang dengan HIV AIDS (ODHA) membutuhkan trik tersendiri untuk menjaga kesehatannya, B’timers. Pasalnya para penderita AIDS bertarung dengan sistem kekebalan tubuh mereka sendiri. Jadi untuk menjalankan rutinitas latihan fisik, mereka tidak boleh sembarangan. Nah, berikut ini beberapa tips olahraga yang wajib diketahui ODHA, B’timers! Apa saja?

Tips yang pertama perlu diketahui oleh penderita AIDS sebelum memilih jenis olahraga apa yang akan mereka jalani, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Pasalnya tidak semua sesi latihan cocok dengan kondisi kesehatan mereka.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Ketahui Manfaat Olahraga Saat Haid

Namun biasanya penderita AIDS akan disarankan melakukan latihan yoga. Olahraga yang satu ini dapat membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, tekanan darah tinggi, kegelisahan, depresi hingga sindrom iritasi usus besar. Kelebihannya adalah, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk berlatih yoga, B’timers. Dan pastikan Anda berlatih secara teratur untuk mendapatkan hasil maksimal.

Wajib Tahu! 10 Tips Olahraga Bagi Penderita AIDS | Breaktime
Jangan ragu berkonsultasi dengan dokter Anda, B’timers

Biasanya penderita AIDS akan merasa lebih mudah lelah jika terlalu banyak melakukan aktivitas fisik berat. Namun tidak ada yang melarang Anda berlatih angkat beban, kok. Tetapi yang perlu Anda perhatikan adalah, hindari overtraining. Tubuh penderita AIDS jika terlalu berlebihan olahraga akan menimbulkan berbagai macam kondisi yang nantinya akan merugikan kesehatan mereka.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Jangan Lakukan Peregangan Ini Sebelum Olahraga

Anda pernah mendengar, mengkonsumsi glutamin dan creatine memberikan efek positif pada orang-orang dengan HIV-positif, B’timers? Namun sebaiknya Anda berhati-hati dalam menambahkan suplemen kesehatan. Pasalnya penelitian terkait manfaat suplemen dengan tubuh penderita AIDS tidak terlalu banyak dilakukan hingga saat ini.

Ingin menjaga kebugaran otot pada paha dan pantat, B’timers? Biasanya dokter akan melarang pasien dengan AIDS untuk melakukan latihan-latihan, seperti lunges, squat ataupun deadlift. Seperti yang disebutkan pada poin sebelumnya, Anda bisa beralih pada latihan yoga untuk mendapatkan manfaat.

Menurut salah satu penelitian, latihan untuk meningkatkan kekuatan otot secara keseluruhan biasanya disarankan oleh dokter kepada pasien mereka, B’timers. Studi lain menunjukkan, jika seseorang latihan berjalan selama 4 hari dalam seminggu, pembentukan neuropati di dalam tubuh mereka akan lebih lambat. Anda bisa memilih berenang, mendayung atau jenis olahraga bagian tubuh atas.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Memperkenalkan Olahraga pada Anak, Perlukah?

Bagi penderita AIDS, latihan fisik membantu meningkatkan mood positif dan mempertahankan istem daya tahan tubuh hingga lebih lama, B’timers. Dan jika Anda sudah terlalu lama bersembunyi di dalam rumah untuk menghindar dari keharusan berolahraga, segera lawan perasaan itu dan pergilah keluar. Berjalan santai di sekitar rumah bisa membantu menumbuhkan emosi yang lebih baik, lho.

Tahukah Anda, dokter biasanya memberi resep testosterone untuk penderita AIDS, B’timers? Well, asupan ini dapat meningkatkan massa tubuh tanpa lemak dan memperbaiki kesehatan penderita. Namun daripada suplemen, kebiasaan hidup sehat seperti makan makanan sehat, minum multivitamin, tidur cukup dan jauhi kafein, alcohol serta nikotin, jauh lebih baik.

Dan di saat Anda terserang flu atau batuk, sebaiknya jangan terlalu memaksakan diri untuk tetap berlatih. Pasalnya hal tersebut akan membuat kondisi kesehatan Anda semakin buruk saja, B’timers. Selain menghindarkan penularan pada orang-orang yang bertemu dengan kita saat berolahraga, dengan diam di rumah, Anda justru mempercepat kemungkinan penyembuhan diri.



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE