Mengenali Pola Makan Anda untuk Sukseskan Diet | Breaktime
Sukseskan Diet dengan Mengenali Pola Makan Anda Selama Ini
28.12.2015

Diet lagi, diet lagi. Terbayangkah Anda betapa beratnya menjalankan program diet bila usaha tersebut tak kunjung membuat berat badan lebih ideal? Mungkin, di antara B’timers ada yang sampai gemas dengan teknik diet model apa lagi yang harus dilakukan. Namun, tahukah Anda bahwa studi baru menemukan diet yang ideal sesuai dengan perilaku makan seseorang tiap harinya?

Yap, menurut ahli saraf Amerika Serikat, Dr. Daniel Amen, tiap otak memiliki gambaran pola makan ideal masing-masing. Oleh karena itu, Dr. Amen melakukan pemindaian pada 66.000 otak manusia untuk menentukan jenis diet plan yang tepat dan berhasil bagi Anda. Yuk, kenali tipe pola makan Anda dan diet model apa yang sebaiknya B’timers lakukan:

Makan secara kompulsif

Bila B’timers termasuk orang yang sangat sulit mengendalikan makan, ini merupakan tanda bahwa pola makan Anda masuk kategori kompulsif. Orang dengan pola makan seperti ini sebaiknya sangat selektif memilih makanan berkarbohidrat sehat. Sebab, karbohidrat yang sehat sangat membantu dalam meningkatkan kadar hormon seretonin.

Selain itu, upayakan untuk menghindari makanan yang mengandung protein tinggi. Alih-alih membuat konsentrasi Anda makin tajam, makanan tersebut justru berpeluang membuat Anda mudah marah-marah, lho.

Makan secara impulsif

Orang yang makan secara impulsif cenderung kurang selektif dalam memilih makanan. Entah sehat atau tidak, ia tak terlalu pikir panjang untuk melahap makanan ke dalam mulut. Solusinya, perbanyak makanan yang mengandung protein tinggi dan bantu untuk menurunkan kadar karbohidrat Anda lebih rendah.

B’timers bisa lebih banyak konsumsi ikan dan meninggalkan kentang goreng. Selain itu, makanan yang memiliki kadar karbohidrat rendag mampu meningkatkan kemampuan Anda untuk mengendalikan sistem impuls lebih baik.

Mengenali Pola Makan Anda untuk Sukseskan Diet | Breaktime
Kenali jenis pola makan Anda dengan baik

Makan secara emosional

Nah, ada orang yang gemar makan banyak karena dipengaruhi suasana mood. Bila sedang down atau senang sekali, tipe semacam ini bisa makan lepas kontrol. Dokter Amen menyarankan untuk mengonsumsi makanan Italia yang mengandung lebih banyak ikan, buah segar, maupun sayuran.

Menu makanan semacam itu akan bantu otak untuk lebih tenang dan tak asal melahap makanan yang ada. Selain itu, ada baiknya B’timers juga menghindari makanan yang mengandung protein dan karbohidrat tinggi sebab Anda akan sulit untuk berhenti.

Makan secara cemas

Selain itu, ada pula orang yang sering melampiaskan rasa cemasnya dengan makan. Kalau sudah begini, B’timers juga akan mengalami kuwalahan untuk berhenti. Solusinya, cobalah mengonsumsi makanna yang merupakan kombinasi antara sayur dan buah secar seimbang.

Hindari makanan yang mengandung kalori rendah. Sebab, bila hormon penyebab stres seperti kortisol mengalami kenaikan dan perut tengah lapar, kecemasan bisa berubah jadi ledakan emosi yang mengerikan.

Selain selektif memilih makanan, dr. Amen juga menganjurkan B’timers rutin menjalani olahraga dengan baik. Ya, olahraga memang langkah paling efektif untuk membakar lemak yang bersarang pada sejumlah titik tubuh. Selamat berjuang untuk diet dan tetap semangat, ya! (vsc)

Share This Article