Olahraga Fisik Ternyata Baik untuk Otak,Lho! | Breaktime
Olahraga Fisik Ternyata Baik untuk Otak! Apa Manfaatnya?
23.11.2015

Apa B’timers merasa penat dengan berbagai aktivitas seharian? Mulai dari bangun pagi dengan berbagai persiapan untuk pergi bekerja, hingga pulang di malam hari dengan tubuh yang lelah. Nah, kalau sudah sudah begini, tak hanya tubuh, namun otak juga harus di-refresh. Tahukah Anda? Olahraga yang biasa Anda lakukan untuk menjaga tubuh agar tetap bugar ternyata juga berikan manfaat kesehatan untuk otak, lho.

Ya, aktif bergerak juga bisa menjadi obat untuk pikiran yang lelah dan galau. Lalu, bagaimana olahraga bisa membuat otak jadi lebih sehat?

Membantu pertumbuhan otak

Seiring usia kita bertambah, pertumbuhan sel-sel otak yang baru semakin melambat, dan jaringan saraf otak pun ikut menyusut. Olahraga dapat membantu melawannya. Berdasarkan penelitian, para lansia berusia 60-79 tahun yang terbiasa duduk setiap harinya mengalami peningkatan volume otak setelah latihan fitness aerobik selama enam bulan.

Meningkatkan hormon pembentuk otak

Sama seperti tanaman yang diberi pupuk dan semakin cepat tumbuh subur, senyawa kimia yang dikenal sebagai faktor neurotropik turunan otak, atau BDNF, merangsang pertumbuhan dan penyebaran sel-sel otak. Ini sangat berpengaruh terutama di bagian hippocampus, area otak yang berfungsi untuk daya ingat.

Mengatasi depresi dan kegelisahan

Depresi dapat memperlambat kemampuan otak untuk memproses informasi, membuat otak lebih sulit berkonsentrasi dan membuat keputusan, bahkan bisa memicu gangguan daya ingat. Bahkan untuk kasus depresi yang serius, dokter mungkin menyarankan mengonsumsi obat anti depresi. Olahraga bisa membantu meningkatkan produksi serotonin dan dopamin, senyawa pada otak yang menciptakan perasaan dan mood bahagia.

Olahraga Fisik Ternyata Baik untuk Otak,Lho! | Breaktime
Olahraga fisik tak hanya baik untuk tubuh, namun juga untuk otak

Mengurangi efek stres

Jika hormon seperti BDNF membuat otak jadi lebih muda, maka hormon lain bisa mempercepat penuaan otak, seperti hormon kortisol yang menyebabkan stres. Inilah yang bisa membuat pikiran jadi kacau dan mudah lupa. Olahraga membantu menurunkan kadar kortisol, membantu Anda untuk kembali berpikir lurus dan jernih.

Meningkatkan fungsi eksekutif otak

Fungsi eksekutif otak pada dasarnya adalah kemampuan kognitif seperti fokus terhadap pekerjaan yang rumit, berpikir secara abstrak, serta merencanakan masa depan. Selain itu juga mencakup kemampuan daya ingat otak. Olahraga rutin dapat membantu meningkatkan kemampuan kognitif hingga empat kali lipat dibandingkan jika Anda tak berolahraga.

Meningkatkan sensitivitas terhadap insulin

Tubuh mengubah makanan menjadi glukosa, atau gula darah, yang merupakan sumber bahan energi utama untuk tubuh dan otak. Agar glukosa bisa masuk ke dalam sel, maka harus didampingi hormon insulin. Namun, ada orang yang sel-selnya melawan insulin, sehingga tubuh harus memompa lebih hingga gula darah meningkat, inilah yang bisa memicu diabetes tipe 2. Olahraga secara rutin dapat membantu meningkatkan sensitivitas terhadap insulin.

 

Nah, itulah sederet manfaat olahraga fisik bagi otak. Jadi, kenapa tidak rutin berolahraga mulai sekarang, B’timers? (md)

Share This Article