Pahami Beda Obesitas dan Kegemukan Lebih Dalam | Breaktime
Mari Pahami Beda Obesitas dan Kegemukan Lebih Dalam
16.03.2016

B’timers pasti sempat mengira bahwa semua orang gemuk itu sama saja. Padahal jika diteliti lebih dalam, kategori gemuk dibagi menjadi dua, yaitu obesitas dan kegemukan. Hm, apa bedanya, ya? Nah, saatnya B’timers pahami beda obesitas dan kegemukan lebih mendalam berikut ini.

Obesitas vs Kegemukan

B’timers dapat pahami beda obesitas dan kegemukan dari definisi masing-masing. Obesitas dapat B’timers golongkan sebagai penyakit yang ditandai dengan kelebihan lemak dalam tubuh manusia. Biasanya ditandai dengan orang tersebut memiliki body mass index (BMI) yang lebih dari 30. Obesitas sering ditemui di Amerika Utara, Inggris, Eropa Timur, Timur Tengah, Australia, hingga Cina.

Pahami Beda Obesitas dan Kegemukan Lebih Dalam | Breaktime
Hmm.. kira-kira termasuk obesitas atau kegemukan ya?

Sedangkan kegemukan merupakan suatu kondisi di mana orang tersebut memiliki berat badan lebih dari normal. Kegemukan ditandai dengan BMI antara angka 25-29.9. Kegemukan hampir dialami oleh 1 milyar orang di seluruh dunia dan sekitar 22 juta balita mengalami kegemukan. Parahnya sekitar 5 persen dari 22 juta anak balita kegemukan di dunia mengalami obesitas.

Penyebab dan risiko

Banyak hal yang menyebabkan seseorang menderita kegemukan ataupun obesitas. Kegemukan biasanya disebabkan karena mengonsumsi makanan lebih dari jumlah normal asupan harian dan faktor genetik. Sedangkan obesitas, penyebabnya lebih kompleks. Bisa disebabkan oleh kelebihan asupan harian, gaya hidup berlebihan, konsumsi fast food, stres, depresi, hingga hormon yang tidak seimbang.

Pahami Beda Obesitas dan Kegemukan Lebih Dalam | Breaktime
Konsumsi fast food berlebihan sebabkan obesitas pada anak dan orang dewasa

Nah, kedua kondisi ini ternyata memiliki risiko yang dapat mengancam siapa pun yang mengalaminya, termasuk B’timers. Kegemukan dalam diri Anda berisiko memunculkan depresi dan tekanan darah tinggi. Sedangkan untuk obesitas, membawa risiko penyakit lebih berbahaya seperti jantung koroner, diabetes, tekanan darah tinggi, dan hipertensi.

Penanganan obesitas dan kegemukan

Kedua kondisi tersebut berisiko tinggi bagi kesehatan tubuh Anda. Apalagi untuk kasus kegemukan jika tidak segera diatasi, dikhawatirkan akan meningkat menjadi obesitas. Maka dari itu, mengontrol asupan makanan setiap hari akan membantu mengurangi kondisi kegemukan yang dialami. Tentunya tidak lengkap jika tidak didukung dengan olahraga rutin setiap hari.

Pahami Beda Obesitas dan Kegemukan Lebih Dalam | Breaktime
Berat memang memulai pola hidup sehat tapi harus tetap semangat

Untuk penderita obesitas, mengurangi asupan kalori harian akan membantu perlahan-lahan menuju berat badan normal. Berolahraga teratur juga sangat dianjurkan bagi B’timers jika memiliki masalah obesitas. Untuk penderita obesitas yang sangat ekstrem, akan disarankan menjalani operasi medis guna menghilangkan kelebihan lemak dalam tubuh.

B’timers sudah pahami beda obesitas dan kegemukan kan? Kalau sudah tidak lagi bingung membedakan kondisi keduanya, Anda jadi lebih paham cara mengatasinya untuk masing-masing kondisi. Yang terpenting adalah tetap menjaga pola hidup sehat dan olahraga teratur agar terhindar dari kegemukan ataupun obesitas. (ft)

Share This Article