Lunch di Sekolah Indonesia dan Amerika, Apa Bedanya? | BREAKTIME
Lunch di Sekolah Indonesia dan Amerika, Apa Bedanya?
07.04.2015

Different country different culture. Pepatah ini rasanya tepat sekali menggambarkan keberagaman budaya yang ada di setiap negara. Tak cuma bisa dilihat dari kebudayaan yang besar seperti tata cara makan, berbahasa, dan menganut kepercayaan tertentu, dalam hal sepele seperti school lunch pun perbedaan ini terlihat nyata.

Seperti apa perbedaan tersebut? Yuk, simak informasi menarik dari Breaktime berikut ini sambil mengenang masa-masa di sekolah dulu:

Makan siang di sekolah-sekolah Indonesia

Gado-gado, salah satu makanan favorit yang dijual di kantin sekolah
Gado-gado, salah satu makanan favorit yang dijual di kantin sekolah

Saat istirahat makan siang di sekolah-sekolah Indonesia, siswa bebas memilih jenis makanan yang ingin disantap. Bisanya, kantin sekolah menjual beraneka makanan mulai dari yang berat seperti nasi goreng, soto ayam, dan gado-gado, hingga camilan seperti lumpia atau gorengan.

Ada juga kue-kue kering seperti keripik dan snack dalam kemasan yang biasanya paling digemari. Untuk minumannya, B’timers bisa menjumpai mulai dari air putih botolan, soft drink, jus buah, hingga es campur dijual di kantin sekolah.

Dari segi nutrisi, sebenarnya kantin sekolah di Indonesia sudah memenuhi kebutuhan asupan gizi mulai dari karbohidrat hingga vitamin. Sayangnya, tanpa pengawasan orang tua seringkali anak-anak lebih memilih jajanan yang enak daripada makanan yang mengenyangkan dan bergizi.

Makan siang di sekolah-sekolah Amerika

Mac n' cheese mendominasi menu makan siang di Amerika
Mac n' cheese mendominasi menu makan siang di Amerika

Berbeda dengan di Indonesia, sekolah-sekolah di Amerika menyediakan paket makan siang untuk siswanya. Saat istrahat, siswa akan mengantri sambil membawa nampan untuk memperoleh menu makan siang lengkap mulai dari sumber karbohidrat seperti kentang atau pasta, sayuran, dan sumber protein berupa daging atau ayam. Masih ada juga jus atau susu dalam kemasan dan dessert berupa cookies, cake, atau pudding.

Salah satu contoh menu makan siang di sekolah Amerika adalah mac n’ cheese, kentang goreng, brokoli rebus, salad, dan susu cokelat. Hal ini membuat kebutuhan gizi siswa terpenuhi dengan lebih baik sebab menu makan siang sudah diperhitungkan dengan baik kandungan nutrisinya.

Melihat kondisi ini, tampaknya membawakan bekal ke sekolah tetap jadi pilihan makan siang paling sehat ya, B’timers?

Share This Article