Langsing Plus Jantung Sehat? Diet Mediterania! | Breaktime
Langsing Plus Jantung Sehat? Coba Diet Mediterania
26.01.2016

Jika B’timers sedang mencari makanan diet yang juga sehat untuk jantung, diet Mediterania adalah jawaban yang tepat. Diet Mediterania menggabungkan dasar-dasar atau pokok-pokok makanan sehat. Dalam beberapa kasus, bahkan ada yang memasak makanan diet tersebut dengan gaya memasak tradisional à la negara-negara yang berbatasan dengan Laut Mediterania.

Kebanyakan diet sehat selalu memasukkan buah-buahan, sayuran, protein ikan dan biji-bijian serta membatasi konsumsi lemak jahat. Namun, tidak semua makanan sehat tersebut memberikan dampak yang baik untuk jantung. Pasalnya, porsi yang berbeda juga akan memberikan hasil yang berbeda, B’timers.

Langsing Plus Jantung Sehat? Diet Mediterania! | Breaktime
Buah dan sayuran sebagai fokus diet Mediterania

Manfaat diet Mediterania

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa diet tradisional Mediterania ini benar-benar bisa mengurangi resiko terserang penyakit jantung. Penelitian tersebut didukung oleh lebih dari 15 juta aktivis kesehatan yang mendemonstrasikan diet Mediterania sebagai metode diet yang bisa mengurangi kematian akibat penyakit jantung dan kanker, sekaligus menghindarkan seseorang dari serangan penyakit Alzheimer dan Parkinson. Terlebih lagi, diet ini boleh dilakukan semua orang dengan segala usia.

Komponen kunci dalam diet Mediterania

Diet Mediterania mengutamakan konsumsi protein nabati seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan. Anda juga harus mengganti lemak tidak sehat dengan lemak sehat seperti minyak sayur atau minyak zaitun. Masakan untuk diet Mediterania menggunakan bumbu dan rempah-rempah, serta mengurangi jumlah garam dalam masakan.

Langsing Plus Jantung Sehat? Diet Mediterania! | Breaktime
Mereka selalu menggunakan minyak zaitun untuk masakan

Dalam diet ini, penggunaan daging merah sangat dibatasi, setidaknya tidak lebih dari 3 kali dalam satu bulan. Namun, sebisa mungkin Anda harus mengonsumsi ikan dan unggas dua kali dalam seminggu. Anda juga disarankan mengonsumsi anggur merah atau wine, namun komponen ini opsional.

Fokus pada buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan gandum

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, diet ini berfokus pada protein nabati. Orang Yunani mengonsumsi buah-buhan dan sayuran 6 porsi atau lebih dalam sehari. Untuk asupan karbohidrat, roti gandum adalah menu yang wajib dimakan.

Perlu Anda tahu, gandum dari Mediterania mengandung lebih sedikit lemak tidak sehat. Nah, saat memakan roti gandum, mereka tidak menggunakan mentega, melainkan minyak zaitun untuk sausnya.

Sementara itu, kacang-kacangan di Mediterania memang mengandung lemak yang sangat tinggi. Namun, sebagian besar adalah lemak yang baik untuk tubuh. Karena kacang mengandung banyak kalori, mereka tidak mengonsumsi kacang dalam jumlah yang besar, setidaknya satu genggam dalam sehari.

Nah, untuk memudahkan Anda mengatur jumlah asupan makan dalam diet ini, Anda bisa melihat piramida diet Mediterania di bawah ini, B’timers. Selamat mencoba! (nap)

Langsing Plus Jantung Sehat? Diet Mediterania! | Breaktime
Guidance untuk diet Mediterania

Share This Article