Kapan Waktu yang Paling Baik untuk Berolahraga? | Breaktime
Kapankah Waktu yang Paling Baik untuk Berolahraga?
21.12.2015

Olahraga memang sangat penting dan perlu dilakukan secara rutin untuk menyehatkan tubuh. Akan lebih sehat jika B’timers mengawali hari dengan lari pagi daripada berkelana di media sosial, bukan? Namun, tubuh kita memiliki ritme sirkadian atau jam biologis tubuh yang juga berfungsi dalam mengatur energi.

Karena itulah, mempelajari bagaimana sistem tubuh bekerja dapat membantu Anda menentukan waktu yang paling tepat untuk berolahraga.

Waktu olahraga yang paling tepat

Menurut American Counsil on Exercise, waktu optimal untuk berolahraga adalah sore hari, ketika tubuh paling hangat. Ini juga saat di mana otot paling lemas dan lentur, kekuatan tubuh paling optimal, serta tekanan darah dan denyut jantung paling rendah. Anda akan merasa tak mengeluarkan banyak energi dibandingkan berolahraga di waktu lain.

Namun, kalau Anda sudah memiliki jam rutin untuk berolahraga, akan lebih baik jika Anda tetap mengikuti jadwal Anda. Tubuh kita dapat beradaptasi dengan baik dan jika Anda terbiasa lari saat sore setiap hari, maka itu merupakan waktu terbaik Anda untuk berolahraga.

Olahraga di pagi hari

Jika Anda tak bisa meninggalkan rutinitas olahraga pagi Anda, maka terlebih dulu lakukan pemanasan sebelum melakukan olahraga yang intens. Otot Anda paling dingin saat pagi hari, jadi Anda lebih mungkin mengalami keseleo atau cedera lainnya.

Namun, olahraga pagi juga memberikan manfaat untuk Anda. Berolahraga di pagi hari bisa sangat membantu Anda yang sulit menentukan kapan waktu rutin untuk olahraga. Sebab, berolahraga saat pagi cenderung lebih mudah menjadi kebiasaan yang dilakukan dalam jangka panjang.

Kapan Waktu yang Paling Baik untuk Berolahraga? | Breaktime
Olahraga paling baik dilakukan di sore hari

Olahraga di malam hari

Bagi Anda yang suka berolahraga di malam hari, itu sah-sah saja untuk Anda. Namun, jangan sampai aktivitas ini mengganggu waktu tidur Anda. Olahraga meningkatkan denyut jantung dan membuat tubuh lebih berenergi, sehingga ada kemungkinan Anda akan lebih sulit tertidur.

Jika Anda ingin berolahraga di malam hari, sebaiknya lakukan beberapa jam sebelum Anda pergi tidur. Ini agar jam tidur Anda tidak terganggu karena Anda sulit tidur setelah berolahraga. Olahraga rutin seharusnya bisa membantu Anda untuk tidur lebih nyenyak, dan bukan sebaliknya.

Frekuensi olahraga terbaik

Seberapa sering Anda berolahraga sebenarnya lebih penting daripada waktu olahraga Anda. Berdasarkan guideline yang dibuat oleh Centers for Disease Control and Prevention, lakukan setidaknya 150 menit gerakan kardio ringan per minggunya. Ini berarti 30 menit per hari, lima hari dalam seminggu.

Untuk menjalankan pola hidup yang sehat, berolahragalah dengan rutin, B’timers. (md)

Share This Article