Jenis Latihan Fisik bagi Penderita Diabetes | Breaktime
Jenis Latihan Fisik bagi Penderita Diabetes
14.11.2017

Selain mengatur asupan karbohidrat dan menjaga pola hidup seimbang, penderita diabetes sangatlah disarankan untuk melakukan olahraga secara rutin. Tahukah Anda bahwa aktivitas fisik seperti olahraga dapat membantu insulin dalam proses mengontrol kadar gula dalam darah? Selain itu, olahraga menyimpan manfaat kesehatan lainnya seperti membakar lemak berlebih pada tubuh, menguatkan otot dan tulang, menurunkan tekanan darah, meningkatkan sirkulasi darah, hingga mengurangi risiko sakit jantung dan hati.

Pada diabetes tipe 1, olahraga terbukti mampu membantu menjaga sensitivitas insulin, membantu mencegah akumulasi berat badan, serta meningkatkan penggunaan glukosa oleh otot sehingga menurunkan kadar gula darah. Pada diabetes tipe 2, olahraga rutin juga dipercaya mampu mencegah resistensi insulin sekaligus mengontrol berat badan. Melakukan exercise secara teratur juga dipercaya mampu meminimalisir komplikasi yang ditimbulkan diabetes. Terdapat suatu penelitian yang menunjukkan bahwa berjalan kaki selama 30 menit setiap harinya mampu mengurangi potensi berkembangnya diabetes tipe 2.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Tubuh Berotot dengan Sajian Sehat Slow Cooker

Penderita diabetes biasanya mengidap masalah peredaran darah, terutama aliran darah yang sangat buruk ke bagian kaki. Gejala tersebut dapat dikurangi dengan melakukan olahraga untuk meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh. Meski demikian, beberapa penderita diabetes juga memiliki risiko tertentu saat melakukan olahraga. Karena aktivitas fisik mampu menurunkan gula darah, penderita diabetes disarankan untuk mengukur gula darah sebelum dan sesudah berolahraga. 

Jenis Latihan Fisik bagi Penderita Diabetes | Breaktime
Tak hanya menjaga asupan gizi seimbang, penderita diabetes juga perlu berolahraga teratur

Penggunaan gula darah pada saat berolah raga menimbulkan risiko gula darah menjadi terlalu rendah yang menyebabkan hipoglikemia. Sebelum berolahraga, beritahukan kondisi Anda pada orang lain dan apa yang harus dilakukan apabila timbul kondisi hipoglikemia. Bawalah permen atau jus buah untuk mengembalikan kondisi gula darah segera. Selama proses maupun sesudah berolahraga, selalu perhatikan kondisi tubuh Anda dan waspadai gejala penurunan gula darah secara drastis seperti detak jantung yang semakin cepat, keluarnya banyak keringat, gemetar, hingga munculnya sensasi lapar.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Rahasia Tetap Fit Saat Traveling Jangka Panjang

Salah satu jenis latihan fisik yang dapat dilakukan penderita diabetes ialah aerobik. Selain memperkuat tulang dan kinerja jantung, aerobik juga dapat mengurangi stress sekaligus meningkatkan aliran darah. Aerobik terbukti mampu menurunkan risiko penyakit diabetes tipe 2, selain mencegah penyakit jantung dan stroke serta menjaga kadar gula, kolesterol, dan tekanan darah dalam rentang normal. Lakukan latihan aerobik selama 30 menit sebanyak 5 kali seminggu. Untuk latihan fisik bagi pemula, awali dengan 5 hingga 10 menit latihan aerobik setiap harinya, sebelum ditingkatkan secara bertahap setiap minggu.

Latihan aerobik ringan yang bisa B’timers lakukan ialah berjalan cepat, berdansa, atau mengikuti kelas aerobik. Jika Anda memiliki masalah pada saraf kaki atau sendi lutut, kurangi beban pada kaki dengan melakukan olahraga seperti berenang, bersepeda atau mendayung. Olahraga lainnya yang terkesan berat tapi bermanfaat bagi penderita diabetes ialah angkat beban. Weight lifting terbukti mampu membantu meningkatkan kekuatan tulang dan otot sambil membakar lemak, serta menjaga kepadatan tulang. Lakukan latihan beban sebanyak 2 hingga 3 kali seminggu sebagai tambahan latihan aerobik. Latihan beban dapat Anda lakukan dengan mengangkat barbel di rumah maupun memanfaatkan alat-alat latihan di pusat kebugaran.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Cegah Osteoarthritis dengan Menjaga Kebugaran

Latihan fisik ringan berupa stretching atau peregangan dapat mencegah kram otot, kekakuan, hingga cedera otot. Beberapa jenis latihan fleksibilitas seperti yoga dan tai chi melibatkan meditasi dan teknik atur napas sehingga dapat mengurangi stress. Lakukan latihan peregangan selama 5 – 10 menit sebelum berolahraga sebagai pemanasan dan sesudah berolahraga sebagai gerakan pendinginan. Selain berolahraga, terdapat aktivitas fisik lainnya yang dapat B’timers lakukan dengan mudah di kehidupan sehari-hari. Memilih naik tangga dari pada naik eskalator atau lift maupun memarkir mobil di tempat yang agak jauh dari tempat tujuan dapat memberikan kesempatan ekstra untuk berolahraga ringan.

Jangan ragu untuk berhenti menggunakan remote control dan memilih memencet tombol televisi secara langsung untuk menggerakkan tubuh. Telusuri setiap lorong di supermarket setiap kali Anda berbelanja. Tak lupa, kegiatan sederhana seperti berkebun atau membersihkan rumah dan mencuci mobil sendiri juga efektif sebagai latihan fisik ringan. Semoga B’timers senantiasa hidup sehat dan bebas diabetes ya! (dee)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE