Jadi ‘Dokter’ untuk Diri Sendiri dengan 2 Obat Herbal Ini | BREAKTIME
Jadi ‘Dokter’ untuk Diri Sendiri dengan 2 Obat Herbal Ini
03.04.2015
“Take care of your body. It’s the only place you have to live in.”

-Jim Rohn-

Ada kalanya Anda merasa tidak enak badan, tapi terasa berat untuk melangkahkan kaki menemui dokter atau membeli obat, bukan? Di saat itulah B’timers bisa jadi dokter untuk diri sendiri dengan memanfaatkan sejumlah tanaman herbal yang ampuh mengusir berbagai penyakit.

Yuk, simak 2 tanaman herbal yang selalu jadi sahabat B’timers saat sedang sakit berikut ini:

Jahe

Jadi ‘Dokter’ untuk Diri Sendiri dengan 2 Obat Herbal Ini

Sifat alami jahe yang ‘panas’ menjadikannya sangat cocok dijadikan minuman penghangat tubuh dan efektif meredakan penyakit flu. Selain itu, jahe juga diketahui memiliki senyawa anti virus alami yang membantu menyingkirkan virus influenza.

Anda cukup mengambil 3 potong jahe segar, bersihkan, tumbuk, dan seduh ke dalam air hangat yang telah dicampur dengan sesendok madu. Selain meredakan flu, kondisi sistem imunitas tubuh yang melemah juga akan perlahan-lahan pulih kembali karena jahe juga sangat bersahabat dengan sistem kekebalan tubuh.

Kunyit

Jadi ‘Dokter’ untuk Diri Sendiri dengan 2 Obat Herbal Ini

Bila B’timers merasa pusing ataupun terserang radang sendi dengan nyeri yang menyiksa sehingga tak memungkinkan untuk bepergian, cobalah meminum sari kunyit dengan dosis 400 mg tiga kali sehari.

Menurut Roberta Lee, MD, medical doctor of the Continuum Center for Health and Healing at Beth Israel Medical Center, New York City, kunyit mengandung curcumin, sebuah zat ampuh untuk menangani masalah radang yang cara kerjanya mirip dengan Cox-2 inhibitor, obat untuk meredakan rasa nyeri akibat radang sendi.

Nah, dengan mengenali khasiat kedua bahan herbal tersebut, B’timers tak perlu tergesa-gesa untuk minum obat atau pergi ke dokter saat terserang flu, sakit kepala, serta nyeri sendi. Namun jika keadaan tak kunjung membaik setelah mengonsumsi jahe atau kunyit, maka pilihan paling bijak adalah segera berkonsultasi dengan dokter ahli.

Share This Article