Im2Calories, Aplikasi Google Penghitung Kalori Makanan Lewat Foto | Breaktime
Im2Calories, Aplikasi Google Penghitung Kalori Makanan Lewat Foto
08.06.2015

Google saat ini sedang mengembangkan aplikasi baru yang dapat mengenali dan mengidentifikasi jenis makanan melalui foto untuk mengetahui jumlah kalori dalam makanan.

Aplikasi yang dinamai Im2Calories ini bekerja dengan teknologi pengolah gambar canggih untuk mengidentifikasi makanan yang terekam dalam gambar. Im2Calories yang ditujukan bagi pengguna aktif Instagram yang juga “food traveler” ini akan menganalisis pixel dan menjadikannya acuan dalam menghitung kalori dalam makanan.

Im2Calories untuk Instagram Foodies
Im2Calories untuk Instagram Foodies

Aplikasi Im2Calories pertama kali disampaikan dalam RE.WORK’s Deep Learning Summit di Boston. Im2Calories merupakan aplikasi dengan teknologi kompleks yang dikembangkan oleh DeepMind dan diakuisisi Google seharga $ 500 juta pada 2014 lalu.

Kevin Murphy, salah satu ilmuwan Google, mengatakan bahwa Im2Calories akan terus dikembangkan dan dibenahi berdasarkan komentar dan kritik pengguna aplikasi ini.

Pengguna dapat mengoreksi Im2Calories jika salah menentukan jenis makanan, misalnya membaca telur goreng sebagai telur rebus. Penentuan jenis makanan ini merupakan acuan untuk penghitungan kalori.

Im2Calories dapat menganalisis dan mengidentifikasi kandungan dalam makanan
Im2Calories dapat menganalisis dan mengidentifikasi kandungan dalam makanan

Meskipun Google sudah mengajukan paten untuk aplikasi ini, namun hingga saat ini belum diketahui kapan Im2Calories akan tersedia di PlayStore. Tujuan sebenarnya pengembangan Im2Calories adalah sebagai “Popular Science” yang dapat dikembangkan menjadi aplikasi lain, bukan hanya sebagai aplikasi biasa.

"Aplikasi ini nantinya akan dikembangkan agar dapat digunakan juga untuk menganalisis keadaan lalu lintas. Kami tidak hanya ingin melaporkan di persimpangan mana saja yang terhambat, karena hal itu membosankan. Kami ingin melakukan hal-hal seperti melokalisasi mobil, menghitung mobil, serta menentukan bagaimana sebuah mobil dapat menuju tempat tertentu sesuai keadaan lalu lintas,” ungkap Murphy.

"Selanjutnya kita dapat melakukan analisis lalu-lintas, serta memprediksi tempat parkir terdekat. Teknologi ini sebenarnya sama dengan Im2Clories, yaitu mempelajari data, namun dengan data yang berbeda," pungkasnya.

Jika B’timers termasuk Instagram foodies, tunggu saja kehadiran Im2Calories di GooglePlay!

Share This Article