Hubungan Makan Nasi Putih dan Penyakit Diabetes | Breaktime
Hubungan Makan Nasi Putih dan Penyakit Diabetes
14.10.2016

Bagi sebagian besar orang Asia, terutama Indonesia, belum makan namanya jika belum makan nasi. Iya, kan, B’timers? Padahal dengan mengonsumsi nasi putih, bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes tipe 2, lho. Hal ini seperti yang dibuktikan oleh penelitian terbaru di negara-negara Asia juga di negara barat. Nah, berikut ini hubungan makan nasi putih dan penyakit diabetes yang perlu diketahui, B’timers!

Hubungan Makan Nasi Putih dan Penyakit Diabetes | Breaktime
Nasi putih adalah makanan utama di Asia

Penelitian terhadap meningkatnya risiko diabetes

Rata-rata orang dari negara Asia mengonsumsi sekitar empat porsi nasi putih setiap harinya. Sementara di negara barat, mereka hanya mengonsumsi kurang dari lima porsi dalam seminggu. Nah, berdasarkan penelitian tersebut ditemukan bahwa semakin sedikit nasi putih yang kita konsumsi, semakin menurun juga risiko penyakit diabetes tipe 2, yang erat kaitannya dengan masalah obesitas.

Menurut Qi Sun, sang peneliti, terungkap bahwa nasi putih dengan kandungan tinggi indeks glisemiknya dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Hubungan makan nasi putih dan penyakit diabetes lain, adalah karena di dalam nasi putih hanya terkandung sangat sedikit serat yang sebenarnya penting dalam membantu menurunkan risiko penyakit diabetes, B’timers.

Baca juga : HINDARI 5 MAKANAN PERUSAK BENTUK BADAN SIX PACK!

Hubungan Makan Nasi Putih dan Penyakit Diabetes | Breaktime
Ganti nasi putih dengan nasi merah, B’timers

Tukar nasi putih dengan beras coklat atau merah

Disarankan demi untuk mengurangi meningkatnya risiko diabetes tipe 2, dengan mengganti nasi putih yang biasa Anda konsumsi dengan nasi coklat atau merah, B’timers. Dan ini bukan berarti Anda sama sekali dilarang makan nasi putih. Selama tidak labia dari satu atau dua porsi per minggu, hal tersebut tak masalah, kok.

Dan selain hubungan makan nasi putih dan penyakit diabetes, ternyata makan makanan olahan tinggi kadar karbohidrat dari tepung putih juga memiliki risiko yang sama, lho, B’timers! (NO)

Share This Article