Hati-Hati Penyakit MERS Kembali Mewabah di Dunia | Breaktime
Hati-Hati, Penyakit MERS Kembali Mewabah di Dunia
27.01.2016

Pernahkah Anda mendengar tentang penyakit MERS? Ya, sebuah penyakit yang menyerang sistem pernafasan ini cukup berbahaya B'timers. Berbeda dengan penyakit asma, virus ini secara perlahan menggerogoti dan merusak sistem pernafasan. MERS atau Middle East Respiratory Syndrome adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus korana.

Penyakit ini memiliki gejala yang hampir sama dengan flu, karena disebabkan oleh virus yang sama. Karena gejalanya yang mirip dengan flu, penyakit ini sulit sekali dideteksi. Selain itu, orang yang mengidap flu justru akan menganggap ini hanya penyakit ringan dan memberikan antisipasi dengan mengonsumsi obat anti flu saja.

Penyakit MERS sendiri sampai saat ini belum diketahui formula vaksinnya karena termasuk penyakit jenis baru. Terutama untuk MERS-CoV yang merupakan sebuah penyakit turunan dari MERS itu sendiri. Meskipun termasuk turunan, penyakit MERS tetap akan membuat pasiennya mengalami gagal organ.

Hati-Hati Penyakit MERS Kembali Mewabah di Dunia | Breaktime
Diberitakan, penyakit MERS sekarang sudah memasuki Thailand

Gagal organ atau yang disebut juga dengan “total organ failure” adalah sebuah efek dari penyakit ini yang mengakibatkan tubuh kehilangan fungsi atau tidak bisa bekerja lagi. Tidak main-main, awalnya kerusakan organ menyerang paru-paru dan selanjutnya adalah sistem pengontrol air tubuh, yaitu ginjal.

Untuk masuk ke fase tersebut, setidaknya butuh waktu beberapa minggu agar virus korona mampu berkembang di dalam tubuh. Penyakit ini termasuk penyakit menular akan tetapi penularannya sangat sulit. Hanya orang yang benar-benar rentan dan tanpa perlindungan apapun yang terserang penyakit ini.

Bagi Anda yang hendak melakukan traveling ke kawasan timur tengah seperti Arab, sangat dianjurkan untuk selalu mengenakan masker dan mengonsumsi vitamin agar tubuh tetap vit. Selain itu, pola hidup sehat selama melakukan perjalanan akan menjauhkan penyakit MERS yang berbahaya ini. (wsu)

Share This Article