Alasan Kenapa Kebanyakan Makan Mie Instan Berbahaya | Breaktime
Gemar Santap Mie Instan Ternyata Berbahaya
17.07.2015

Dengan alasan lebih praktis dan cepat, banyak orang memilih mie instan sebagai menu sahur. Padahal, tubuh seharusnya mendapatkan asupan yang layak karena telah berjuang seharian tanpa makan ataupun minum saat berpuasa.

Menurut Dr. Hardianto, spesialis digestive dari RS Siloam Kebon Jeruk, mie instan bukan termasuk makanan sehat meskipun aman untuk dikonsumsi. Selain itu, nilai gizi di dalam mie instan sangat rendah dan lebih banyak mengandung karbohidrat. Tidak heran jika setelah mengonsumsi mie instan, Anda jadi mudah ngantuk.

Mie Instan akan membuat tubuh jadi lemas saat berpuasa
Mie Instan akan membuat tubuh jadi lemas saat berpuasa

Alasan lainnya untuk tidak sahur dengan menu mie instan adalah karena makanan ini tidak mudah hancur di dalam sistem pencernaan, seperti yang diungkapkan Dr. Braden Kuo, dari Rumah Sakit Umum Massachussets. Selama 2 jam di dalam perut, mie instan tetap dalam kondisi yang utuh seperti saat ditelan, dan hal ini membuat organ di dalam pencernaan menjadi bekerja ekstra keras.

Dr. Kuo menambahkan bahwa tidak ada nutrisi yang bisa diserap dari mie instan. Bahkan, tubuh hanya akan menyerap bahan pengawet yang berasal dari mie instan berupa tertiary-butyl hydroquinone (TBHQ) yang memiliki efek berbahaya. Pengawet ini akan menimbulkan beberapa penyakit seperti halnya kolesterol, tekanan darah tinggi, bahkan obesitas jika dikonsumsi secara terus-menerus.

Selain berdampak secara langsung ke tubuh, kandungan monosodium glutamat yang terdapat dalam mie instan bisa menyebabkan disfungsi otak dan dapat timbulkan penyakit seperti halnya alzheimer dan parkinson.

Nah B’timers, batasi mengonsumsi mie instan hanya 2-3 kali dalam seminggu agar tidak menimbulkan penyakit yang berbahaya. Jangan gadaikan kesehatan Anda dengan kesenangan sesaat, ya!

Share This Article