Efek Membahayakan Dibalik Manisnya Gula untuk Tubuh | Breaktime
Fakta “Seram” di Balik Gula dan Cara Jitu Menghindarinya
04.07.2015
“Everybody’s got their poison, and mine is sugar.” – Derrick Rose

Gula. Makanan yang satu ini manis, favorit, sulit ditinggalkan. Pernahkah B’timers membayangkan hidup tanpa gula? Bahkan dalam masakan yang kita buat sendiri saja, hampir selalu ada gula untuk taburan bumbunya. Namun, di balik rasanya yang manis itu, gula sebenarnya sangat “jahat”. Inilah fakta tentang gula dan tips untuk mengurangi konsumsi gula yang berlebih.

Fakta mengejutkan tentang gula:

  • Gula bisa membuat mood jadi buruk, mengubah kepribadian, bikin cepat emosi, menimbulkan sakit asma, penyakit jantung dan masalah kolesterol.
  • Konsumsi gula yang terus bertambah cenderung memicu aktifnya penyakit turunan.
  • Gula bikin kecanduan. Mengonsumsi gula membuat senyawa seperti candu yang mengaktifkan sistem reward pada otak.
  • Konsumsi gula terus bertambah, lebih cepat dibandingkan populasi dunia, meningkat sekitar 1% setiap tahun.
  • Produksi gula bahkan tumbuh lebih cepat dibandingkan konsumsi gula, itu yang membuat harganya semakin murah dan terus turun.
  • Mengonsumsi gula halus bisa menggerus vitamin B, memicu kelelahan kronis, paranoia, insomnia, susah fokus, gangguan pencernaan dan terus ingin menyantap makanan manis.
  • Banyak makanan yang mengandung gula tersembunyi, biasa kita jumpai dalam bentuk saus, burger, selai kacang, kentang goreng, saus pasta, kuah salad, mayonnaise dan hampir seluruh makanan yang diproses bahkan jika rasa makanan itu tidak manis.
  • Gula halus bisa menurunkan sistem kekebalan, menaikkan tekanan darah, menimbulkan masalah kulit seperti kulit kering dan jerawat, serta mempercepat munculnya keriput.
Gula memang manis, namun sangat berbahaya bagi kesehatan
Gula memang manis, namun sangat berbahaya bagi kesehatan

Cara mengurangi konsumsi gula:

  • Kurangi minuman manis, perbanyak minum air putih dan jus buah tanpa pemanis.
  • Ganti camilan seperti biskuit dengan bun kismis atau roti gandum yang rendah lemak.
  • Jika terbiasa menambahkan gula pada minuman atau sereal untuk sarapan, kurangi jumlahnya hingga Anda terbiasa tidak menggunakan gula sama sekali.
  • Hindari selai, sirup, madu atau meses untuk roti tawar Anda, ganti dengan roti tawar gandum atau rendah lemak, beri irisan pisang atau krim keju rendah lemak.
  • Pilih makanan dengan sedikit kandungan gula, cermati nutrition label sebelum membeli.

Karena kesehatan itu priceless, dan mencegah lebih baik daripada mengobati, mari membiasakan diri tak berlebihan mengonsumsi gula, B’timers.

Share This Article