Diet, Sehat atau Tidak? | BREAKTIME
Diet, Sehat atau Tidak?
08.03.2015

“Dieting is the only game where you win when you lose!” 
- Karl Lagerfeld-

Memiliki tubuh ideal namun juga sehat tentunya merupakan salah satu tujuan B’timers saat melakukan diet. Namun di sisi lain jika tubuh kehilangan bobot terlalu drastis tentunya akan berakibat buruk bagi kesehatan. Jadi, sebenarnya diet itu baik atau buruk, sih?

Simak ulasan yang sudah Breaktime rangkum berikut ini khusus untuk Anda yang masih bingung dengan manfaat diet:

Sisi positif

Diet sehat akan membantu Anda memilah makanan yang akan dikonsumsi untuk mengoptimalkan performa organ tubuh. Lebih tepatnya, diet membantu Anda untuk mengurangi asupan berbagai makanan yang tidak memiliki banyak fungsi bagi tubuh, misalnya saja junk food

Tentu saja dengan melakukan healthy diet dan menjaga asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh, B’timers akan memiliki kesehatan yang lebih baik. Penelitian yang dilakukan oleh Madison, seorang peneliti di University of Wisconsin menunjukkan bahwa mengatur pola makan dengan menghitung jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh bisa memperpanjang masa hidup. Hal ini disebabkan asupan makanan sehat yang masuk ke dalam tubuh akan mengurangi kadar kolesterol, menstabilkan gula darah, dan juga bisa membantu melepas stress. 

Selain itu, melakukan diet sehat juga akan menggiring ke dalam healty lifestyle, contohnya saja selalu membaca label sebelum membeli makanan instan serta menimbang-nimbang jumlah kalori dalam makanan yang akan dikonsumsi. 

Sisi negatif

Itu tadi manfaat dari diet sehat, lalu bagaimana jika B’timers melakukan diet secara sembarangan hanya untuk tampil lebih langsing? Ternyata, diet yang terlalu ketat justru akan membuat tubuh susah menerima berbagai asupan makanan yang masuk. Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Rajat Singh di Albert Einstein College of Medicine, Bronx, New York, menunjukkan bahwa diet terlalu ketat bisa mengakibatkan otak memakan selnya sendiri untuk meningkatkan asupan energi tubuh. Mengerikan bukan?

Terlebih lagi, bagi Anda yang terlalu berlebihan dalam membatasi asupan makanan, otak akan kesulitan merespons kondisi tubuh, apakah dalam keadaan lapar atau tidak. Hal ini tentu tidak baik untuk proses metabolisme. Jika proses metabolisme dalam tubuh akan semakin lambat, maka kalori juga akan lebih banyak tertumpuk. 

Jadi, baik buruknya diet tergantung pada Anda sendiri. Nah, sekarang coba B’timers pikirkan: sudah sehatkah diet yang saat ini sedang dijalani?

Share This Article