Diet Nasi, Berbahayakah? | Breaktime
Diet Nasi, Berbahayakah?
13.12.2016

B’Timers, mungkin istilah diet nasi tidak terdengar asing bagi Anda, mengingat akhir-akhir ini banyak sekali artis-artis Indonesia yang menerapkan diet ini. Menurut pengertian yang beredar di kalangan masyarakat umum, diet nasi adalah diet yang mengurangi jumlah konsumsi nasi sebagai cara untuk mengontrol kadar karbohidrat dalam tubuh. Kadar karbohidrat di dalam tubuh yang berlebihan dinilai merupakan salah satu penyebab masalah kegemukan. Pertanyaan utamanya, berbahayakah diet nasi ini?

Pertama-tama, Anda harus mengetahui bahwa karbohidrat adalah nutrisi yang berfungsi sebagai sumber energi untuk tubuh sehingga Anda dapat melakukan segala aktivitas sehari-hari dengan lancar. Selain itu, karbohidrat juga memiliki fungsi-fungsi lain yaitu unsur pembentuk sel-sel dan jaringan tubuh. Karbohidrat juga berfungsi untuk mempermudah proses metabolisme tubuh. Dan karena karbohidrat memiliki peran yang sangat penting bagi kesehatan tubuh, dapat disimpulkan bahwa jika tubuh Anda kekurangan asupan karbohidrat dapat menimbulkan berbagai macam gangguan kesehatan.

Diet Nasi, Berbahayakah? | Breaktime
Diet nasi tidak harus menghindari makanan berkarbohidrat

Lalu, bagaimana dengan diet nasi, terutama bagi orang-orang yang mengambil langkah ekstrim dengan menghindari asupan nasi sama sekali? Jawabannya adalah, diet nasi tidak berbahaya asalkan Anda mengkonsumsi makanan sumber karbohidrat lain yang memiliki kandungan karbohidrat yang cukup dan memiliki kandungan serat yang lebih tinggi daripada nasi. Beberapa makanan berkarbohidrat pengganti nasi yang dapat Anda konsumsi adalah roti atau oatmeal yang terbuat dari biji gandum, beras merah, dan jagung. Selain itu, Anda juga harus menyeimbangkan diet Anda dengan menambah asupan makanan yang lain seperti sayur-mayur, buah-buahan, dan daging ikan atau daging sapi tanpa lemak.

Diet nasi memiliki berbagai macam manfaat, antara lain menyeimbangkan tekanan darah, mencegah diabetes dan mencegah penyakit pada organ hati. Namun, jika Anda adalah seseorang yang aktif dimana aktivitas Anda membutuhkan energi yang cukup banyak, maka diet jenis ini tidak akan berhasil bagi Anda karena makanan-makanan pengganti nasi tersebut tidak memiliki cukup banyak kalori untuk menunjang tubuh Anda dalam menjalani aktivitas-aktivitas berat. Jadi, ada baiknya Anda mempelajari lebih banyak mengenai berbagai macam nutrisi tubuh dan jenis-jenis diet hingga menemukan jenis diet yang mampu membantu Anda untuk mengontrol berat badan tanpa harus menyiksa diri. (dkp)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE