Banding Pria Wanita Rentan Cedera Saat Olahraga! | Breaktime
Dibanding Pria, Wanita Ternyata Lebih Rentan Cedera Saat Olahraga!
12.12.2015

Pernahkah ketika Anda melakukan jogging bersama pasangan dan tiba-tiba kaki keseleo? Padahal sudah  melakukan pemanasan atau menggunakan sepatu yang pas. Lalu timbul pertanyaan, mengapa kebanyakan wanita lebih rentan terhadap resiko cedera, seperti terkilir. Apakah karena pria memiliki tubuh yang lebih kuat, sementara wanita sebaliknya?

Ternyata, dibandingkan kaum pria, para wanita memang lebih rentan terkena cedera ketika melakukan berolahraga. Bagaimana bisa?

Hal ini disebabkan karena wanita memiliki bentuk panggul yang lebih lebar dari pria. Hal tersebut menyebabkan posisi tungkai paha lebih miring, sehingga lebih rentan terkena cedera. Sementara pada pria, panggulnya lebih lurus. Jadi tungkai pahanya tidak semiring milik wanita, karena itu keseimbangannya lebih terjaga.

Namun sebenarnya jika olahraga dilakukan dengan benar, baik pria ataupun wanita bisa menghindari resiko cedera kok, B’timers. Untuk mencegah resiko tersebut, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan:

     1. Cek kondisi tubuh

Sebelum melakukan olahraga, lebih baik Anda periksa apakah tubuh cukup fit untuk melakukan aktivitas fisik yang berat. Setelah itu, pastikan Anda melakukan pemanasan ringan untuk membiasakan otot tubuh bergerak.

Banding Pria Wanita Rentan Cedera Saat Olahraga! | Breaktime
Sebelum keluar rumah untuk jogging, sebaiknya cek kondisi tubuh Anda

     2. Cek perlengkapan

Periksa perlengkapan yang akan dikenakan untuk berolahraga.  Cek juga kondisi cuaca, jika sedang terik hindari menggunakan kaos atau pakaian berwarna gelap. Begitu juga ketika sedang mendung atau mungkin gerimis, pakailah mantel tipis yang akan melindungi tubuh dari tetesan air hujan..

     3. Hidrasi tubuh dengan baik

Cukupi kebutuhan cairan tubuh Anda. Jika perlu, bawa botol minum untuk persiapan selama berolahraga. Jangan terlalu memaksakan melakukan olahraga jika tubuh sudah lelah. Resiko cedera juga bisa dialami mereka yang tidak pernah berolahraga sama sekali, lalu tiba-tiba berolahraga dengan intensitas yang berlebihan. Selain itu disebutkan, faktor usia, berat badan dan penggunaan peralatan olahraga yang tidak tepat juga rentan resiko tersebut.

Cedera yang kita alami bisa dideteksi melalui adanya bagian yang terasa sakit jika digerakkan, terjadi pembengkakan, atau perubahan warna kulit seperti menjadi kemerahan atau kebiruan. Jika saat melakukan olahraga terjadi hal tersebut, segera hentikan aktivitas lalu lakukan pertolongan pertama. (no)

Share This Article