Dapatkan Pinggul Ramping dengan Konsumsi Yogurt | Breaktime
Dapatkan Pinggul Ramping dengan Konsumsi Yogurt
25.11.2015

Sebuh penelitian terbaru yang digelar oleh Reuters Health menyatakan, orang yang mengosumsi yogurt secara rutin memiliki berat badan yang lebih ideal dan ukuran pinggang lebih kecil. Namun, belum diketahui secara pasti apakah hanya yogurt saja yang menjadi faktor utamanya atau bukan. Menurut Irene Lenoir-Wijnkoop dari Utrecht University di Belanda, masih sangat minim sekali jenis penelitian tentang penurunan berat badan dengan menggunakan variabel yang sangat spesifik.

Dalam penelitian yang tersebut, 13 percobaan di antaranya dilakukan dengan membandingkan berat badan dengan jumlah yogurt yang dikonsumsi. Dan hasilnya, mereka yang mengosumsi yogurt dalam jumlah yang lebih banyak memiliki berat badan yang lebih rendah dan tubuh yang lebih sehat.

Berdasarkan pada sebuah penelitian yang diunggah pada International Journal of Obesity, yang mengambil subjek secara acak yang diarahkan untuk mengosumsi yogurt ataupun tidak. Dalam penelitian tersebut juga ditemukan penurunan badan yang signifikan pada kelompok yang diarahkan untuk mengosumsi yogurt. Namun, belum diketahui secara pasti sebenarnya apakah yogurtnya yang membuat berat badan turun atau malah kalsiumnya.

Berdasarkan pada Dr. Nita Forouhi dari University of Cambridge School of Clinical Medicine di UK, yogurt memiliki beberapa mikronutrisi yang memiliki manfaat kesehatan, contohnya saja kalsium yang berperan dalam metabolisme lemak tubuh. Tambahnya lagi, yogurt merupakan salah satu produk makanan yang diolah dengan jalan fermentasi. Ada kemungkinan juga penurunan berat badan ini disebabkan oleh probiotik di dalamnya.

Dapatkan Pinggul Ramping dengan Konsumsi Yogurt | Breaktime
Yogurt memberikan dampak yang baik untuk tubuh, konsumsilah secara teratur

Forouhi menyarankan, secara idealnya jika ingin membuktikan apakah yogurt benar-benar menjadi penyebab turunnya berat badan, sebaiknya diambil sample secara acak dan variable yang berbeda tentang jumlahnya pengosumsiannya, dan juga jenis yogurt yang diambil, dengan pengambilan data setidaknya 1 tahun atau 12 bulan.

Jika benar-benar yogurt menyebabkan penurunan berat badan tubuh, kemungkinan besar ini karena orang-orang yang mengosumsinya secara rutin ini bisa mengganti pengosumsian makanan yang tidak sehat. Lenoir-Wijinkoop juga membenarkan hal tersebut, anak-anak yang banyak mengosumsi yogurt juga memiliki ketertarikan yang lebih kepada buah-buahan, gandum, dan juga susu. Terlebih lagi, Forouhi menambahkan yogurt merupakan salah satu jenis makanan sehat uang memiliki efek mengenyangkan untuk tubuh.

Orang tua yang mengosumsi yogurt secara rutin ternyata jika diteliti hasilnya mereka lebih aktif dan produktif dibandingkan yang tidak mengosumsi. Forouhi berkata, mungkin untuk para peneliti selanjutnya bukan masalah yogurt bisa menurunkan berat badan atau tidak melainkan jenis dari yogurt ini sendiri. Maksudnya perlu sekali untuk dilakukan penelitian terhadap berbagai jenis yogurt (greek yogurt, full fat yogurt, low-fat yogurt, dan sebagainya) dan dampaknya terhadap program penurunan berat badan. (ya)

Share This Article