B’Timers, Hati-Hati Ini Akibat Kolesterol Tinggi | Breaktime
B’Timers, Hati-Hati Ini Akibat Kolesterol Tinggi
16.04.2017

Kolesterol tinggi. Kata tersebut merupakan vonis yang tidak ingin didengar oleh siapapun, terutama ketika Anda sudah mulai menginjak usia di atas 20 tahun. Well, dan memang rasa takut tersebut sangat beralasan, karena akibat kolesterol memang tidak bisa dianggap enteng. Apa saja sih akibat kolesterol tinggi yang katanya berbahaya ini?

Baca juga: MENJAGA KADAR KOLESTEROL TIDAK MUSTAHIL!

Akibat kolesterol, atau lebih tepatnya, akibat kolesterol tinggi hampir semuanya fatal, apabila Anda tidak segera mengontrol kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Salah satu organ tubuh vital yang pasti akan terkena dampak dari penumpukan kolesterol jahat adalah organ jantung. Lemak kolesterol pada hakekatnya adalah lemak yang dibutuhkan oleh tubuh dan diedarkan ke seluruh tubuh oleh zat lipoprotein yang diproduksi oleh organ hati dan dinamakan dengan low-density lipoproteins (LDL). Namun lemak kolesterol tersebut berubah menjadi lemak jahat ketika terdapat terlalu banyak lemak di dalam peredaran darah, melebihi kadar lemak yang dibutuhkan oleh tubuh Anda.

Nah, oleh LDL lemak-lemak tersebut kemudian akan disimpan di dinding-dinding pembuluh darah nadi. Pada umumnya jika Anda memiliki gaya hidup yang sehat, hati akan memproduksi lipoprotein lain yang disebut dengan High-density lipoproteins (HDL) yang berfungsi untuk membawa kembali lemak-lemak tersebut dari jaringan tubuh Anda ke organ hati, dan oleh organ hati lemak-lemak tersebut akan didaur ulang. So, HDL is your bestfriend, sedangkan LDL adalah your bestfriend gone  bad.

Baca juga: OLAHRAGA DANCE, BENARKAH AMPUH SINGKIRKAN LEMAK?

Mengapa bisa begitu? Karena ketika tubuh Anda kekurangan HDL, maka LDL tersebut akan terus-menerus menumpuk di dinding pembuluh darah nadi. Pada akhirnya, lemak kolesterol tersebut akan mengeras dan berubah menjadi plak. Semakin banyak plak-plak yang menumpuk di pembuluh darah nadi, maka akan menghambat peredaran darah yang mendistribusikan oksigen ke organ jantung. Otot-otot jantung yang kekurangan pasokan oksigen lama-kelamaan akan semakin melemah dan mengakibatkan serangan jantung. Untuk mengembalikan kembali kekuatan dari otot-otot jantung seperti sediakala, tindakan pembersihan plak-plak dibutuhkan sehingga aliran darah ke jantung kembali lancar. Otherwise, jantung Anda akan semakin melemah dan dapat mengalami kerusakan permanen, dan worst scenario, adalah kematian. 

B’Timers, Hati-Hati Ini Akibat Kolesterol Tinggi | Breaktime
Lakukan tes darah untuk cegah akibat kolesterol!

Gejala awal dari gangguan jantung akibat kurangnya supply oksigen ke jantung antara lain angina (rasa sakit pada bagian dada, seakan-akan dada Anda ditekan oleh sesuatu yang berat). Dan tidak hanya organ jantung saja yang mengalami gangguan akibat kolesterol tinggi, B’Timers. Penumpukan plak-plak kolesterol di pembuluh darah arteri juga dapat mengakibatkan stroke, apabila penumpukan dan penyumbatan tersebut terjadi di pembuluh arteri menuju ke otak.

Sama seperti jantung, terhambatnya pasukan oksigen ke otak dapat mengakibatkan sel-sel otak menjadi rusak dan perlahan mati. Anda mengenal gejala rusaknya sel-sel otak tersebut sebagai penyakit stroke. Gejala stroke pada umumnya membuat Anda merasa lemas dan anggota tubuh Anda menjadi mati rasa.  

Baca juga: CATAT! PERTOLONGAN PERTAMA SERANGAN JANTUNG INI!

Selain penyakit jantung dan stroke, tingginya kadar kolesterol di dalam darah juga dapat mengakibatkan terbentuknya batu empedu. Cairan empedu di dalam kantong empedu berfungsi untuk memecah dan melarutkan kolesterol, akan tetapi apabila kadar kolesterol yang diproses oleh hati memiliki kadar yang lebih banyak dari kadar cairan empedu, maka endapan-endapan batu empedu pun akan terbentuk dan dapat menyumbat kantong empedu dan mengakibatkan berbagai keluhan medis, mulai dari keluhan ringan hingga tahap keluhan yang membutuhkan pertolongan medis segera.

Wah, akibat kolesterol ternyata sangat menyeramkan ya, B’Timers? Yang bisa Anda lakukan untuk mencegah akibat kolesterol tinggi di atas adalah dengan benar-benar memperhatikan gaya hidup Anda. Hindari merokok dan perbanyak makanan-makanan gorengan dan berlemak. Jangan lupa juga untuk berolahraga secara teratur. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda, B’Timers. (dkp)



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE