Bisa Ditiru, Ini 3 Cara Diet Sehat | Breaktime
Bisa Ditiru, Ini 3 Cara Diet Sehat
13.09.2017

Beberapa tahun yang lalu, kata “diet” hanya berlaku buat orang-orang yang bertubuh gemuk untuk mendapatkan bentuk tubuh yang seksi nan ideal bak model cover majalah. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, diet sudah jadi tren gaya hidup terbaru yang sering dilakukan oleh berbagai kalangan. Tujuannya pun sedikit demi sedikit mulai berubah, B’Timers. Sekarang, cara diet sehat banyak sekali dicari agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit yang memang sering menyerang masyarakat modern, seperti penyakit jantung, stroke, dan lain sebagainya.   

Makanya, tak mengherankan jika mulai banyak bermunculan cara diet sehat dan cepat. Diet karbo contohnya. Diet karbo ini adalah cara diet sehat yang cocok banget buat Anda yang butuh menurunkan kadar gula darah, yaitu dengan membatasi asupan karbohidrat sederhana seperti yang ditemukan pada refined products seperti roti, pasta (goodbye, spaghetti!)  dan nasi putih.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Ladies, Ketahui Cara Membentuk Otot Perut Ini!

Sebagai gantinya, diet karbo ini menggantikan asupan karbohidrat dengan bahan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti oatmeals, gandum, dan umbi-umbian seperti kentang dan ubi jalar.

Jenis diet lain yang sedang diminati oleh masyarakat modern dan dijadikan gaya hidup sehat adalah Paleo Diet. Diet satu ini sepertinya terinspirasi dari gaya hidup nenek moyang kita di zaman prasejarah yang katanya memiliki tubuh yang jauh lebih sehat dibandingkan dengan manusia modern. 

Bisa Ditiru,  Ini 3 Cara Diet Sehat | Breaktime
Penasaran ingin coba cara diet sehat ini?

Penganut paleo diet ini mengkonsumsi makanan-makanan alami seperti daging, telur, ikan, sayuran segar dan buah-buahan, umbi-umbian, kacang-kacangan, rempah-rempah dan minyak dengan lemak baik. Bisa dibilang, jenis diet ini tergolong sangat ekstrim karena mereka benar-benar menghindari produk yang sudah melalui proses pengolahan pabrik, termasuk produk-produk turunan susu, kacang-kacangan polong, dan minyak sayur.

Gaya hidup vegan nampaknya semakin populer dan memperoleh peminat yang terus bertambah dari tahun ke tahun. Berbeda dari gaya hidup vegetarian yang terbagi atas berbagai macam jenis, gaya hidup vegan benar-benar hanya mengkonsumsi produk nabati dan totalitas banget dalam menghindari produk hewani dalam berbagai macam bentuk.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Mengenali 5 Nama Gerakan Yoga dan Manfaatnya

Untuk lebih jelasnya, para vegan hanya mengkonsumsi sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan produk nabati lainnya. Mereka sepenuhnya menjauhi daging hewan ternak dan ikan, telur, bahkan produk turunan susu seperti yoghurt. Diet jenis ini bisa dibilang paling menuai kontroversi, karena beberapa pihak menyatakan bahwa tidak semua nutrisi terdapat di produk nabati dan tetap saja manusia membutuhkan sedikit nutrisi dari hewan.

Tapi terlepas dari kontroversi tersebut, cukup banyak orang vegan yang membuktikan kalau mereka justru punya tubuh yang lebih sehat setelah mereka menjadi seorang vegan.

Selain diet vegan, diet gluten-free juga makin marak dan dianut oleh banyak orang. Diet ini dikhususkan bagi Anda yang memiliki gejala intoleransi terhadap gluten, yaitu zat makanan yang terdapat pada gandum dan beberapa produk biji-bijian yang lain.

Penyakit Celiac adalah salah satu penyakit autoimun yang muncul pada seseorang yang menderita intoleransi gluten. Seseorang yang menderita penyakit ini akan langsung mengalami gejala-gejala kesehatan seperti nyeri pada perut atau kembung, kesemutan pada ujung jari tangan dan kaki, ruam gatal yang melepuh pada kulit, hingga nyeri ulu hati. Untuk mencegah gejala penyakit tersebut, penderita harus sangat berhati-hati dan teliti dalam memilih makanan.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Pose Yoga Untuk Pemula Bisa Dilakukan Di Kamar!

Diet gluten-free ini tergolong diet yang paling menantang dibandingkan jenis diet yang lain, B’Timers.  Alasannya adalah hampir semua jenis makanan (terutama makanan olahan) memilki kandungan gluten. Tapi walaupun sedikit menantang, ternyata menu dari diet ini bisa dikreasikan hingga tidak membuat Anda bosan, lho!

Yang paling penting, cara diet sehat manapun yang Anda pilih, B’Timers wajib tahu kebutuhan tubuh Anda sendiri. Jadi, daripada memaksa ikut diet yang tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh, lebih baik berkonsultasi dulu dengan dokter gizi, ya? (dkp)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE