Awas! Jangan Melakukan Low Carb Diet untuk Diet | BREAKTIME
Bahaya Tersembunyi di Balik Low Carb Diet
07.02.2015

Saat tubuh mulai overweight, Anda pun pasti bingung mencari cara diet yang cocok untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Nah, salah satu cara diet yang sedang jadi trend dan banyak dipilih adalah low carb diet alias diet rendah karbohidrat. Memang, dengan mengurangi asupan karbohidrat berat badan bisa turun dengan cepat dalam waktu yang relatif singkat.

Namun ternyata, cara ini menimbulkan dampak yang kurang baik untuk tubuh apabila dilakukan secara drastis. Sebab, tubuh memerlukan adaptasi yang baik sebelum Anda mengurangi asupan karbohidrat dalam jumlah yang besar.

Bagi B’timers yang tertarik dengan cara diet satu ini, coba simak dulu beberapa risiko yang mungkin dialami saat tubuh kekurangan karbohidrat:

Ketosis

Bahaya Tersembunyi di Balik Low Carb Diet

Ketosis merupakan suatu kondisi di mana tubuh tidak memiliki kadar gula yang cukup sebagai sumber energi sehingga menghasilkan zat keton. Zat ini berperan untuk memecah lemak baik yang disimpan oleh tubuh agar bisa mendapatkan glukosa sebagai sumber energi. Efek yang ditimbulkan oleh ketosis adalah mual, pusing, lemas, sembelit, dan bau mulut.

Kekurangan Mineral

Bahaya Tersembunyi di Balik Low Carb Diet

Kekurangan asupan karbohidrat akan meningkatkan jumlah kandungan lemak jenuh dalam tubuh. Sebab, karbohidrat yang berfungsi untuk memasok kebutuhan energi tak terpenuhi dengan baik. Akibatnya, tubuh tidak membuang lemak jenuh dari makanan yang Anda konsumsi. Penumpukan jumlah lemak jenuh tentu saja akan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

Dehidrasi

Bahaya Tersembunyi di Balik Low Carb Diet

Pembakaran lemak menjadi energi membutuhkan tenaga yang lebih banyak daripada mengubah karbohidrat menjadi energi. Tentu saja hal ini harus dibarengi dengan porsi minum yang jumlahnya lebih banyak agar tidak terancam dehidrasi.

Metabolisme Terganggu

Bahaya Tersembunyi di Balik Low Carb Diet

Saat pasokan energi berkurang, tentu saja membuat otot bekerja lebih keras saat dibuat beraktivitas. Hal ini membahayakan massa otot karena membutuhkan tenaga lebih saat menjalankan tugasnya dengan jumlah pasokan energi yang tidak banyak. Jika hal ini terjadi, maka segala aktivitas akan terhambat karena tubuh terasa lemas dan mudah lelah.

Meski ingin mendapatkan tubuh langsing dengan cepat, sebaiknya jangan langsung memangkas jumlah asupan karbohidrat. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan cara menurunkan berat badan dengan cepat namun juga sehat. Choose a healthy diet, B’timers!

Share This Article