Awas, Makanan Berlemak Bahayakan Mental Anda! | Breaktime
Awas, Makanan Berlemak Bahayakan Mental Anda!
10.08.2016

Benarkah makanan berlemak yang membuat kita kelebihan berat badan, B’timers? Dan yang perlu Anda ketahui, selain dapat membahayakan kesehatan tubuh, makanan berlemak memiliki dampak lain yang juga terbilang cukup menakutkan, lho. Berdasarkan penelitian, makanan berlemak dapat mempengaruhi kesehatan mental. Nah, berikut alasan makanan berlemak bahayakan mental, B’timers!

Awas, Makanan Berlemak Bahayakan Mental Anda! | Breaktime
Makanan berlemak ditambah soda? Kombinasi buruk!

Hubungan lemak dengan kesehatan mental

Well, lemak memang pernah dikatakan memberikan manfaat positif pada kesehatan. Hal ini karena otak kita terdiri dari 60 % lemak. Namun ternyata ada penelitian baru yang dilakukan berkaitan dengan lemak dan kesehatan mental seseorang, lho. Makanan diet tinggi lemak bisa membahayakan kesehatan mental dan menyebabkan depresi, seperti yang diungkapkan oleh peneliti dari Lousiana State University.

Dan ya, makanan tinggi lemak sudah lama dikaitkan dengan masalah kesehatan fisik yang timbul, yaitu adanya peningkatan risiko serangan jantung dan stroke. Campuran bakteri di dalam sistem pencernaan manusia bisa mengubah makanan yang tinggi lemak menjadi sesuatu yang jahat. Dan ternyata inil salah satu alasan makanan berlemak bahayakan mental Anda, B’timers.

Baca juga : DAPATKAN BERAT BADAN IDEAL DENGAN DIET PISANG?

Awas, Makanan Berlemak Bahayakan Mental Anda! | Breaktime
Makanan tinggi lemak bisa ganggu kualitas tidur, lho

Penelitian dilanjutkan untuk mengetahui hubungan makanan berlemak dengan kesehatan mental kita, B’timers. Tikus yang memiliki bakteri dari diet tinggi lemak, menunjukkan perilaku yang berbeda, yaitu meningkatnya kecemasan dan gangguan memori. Hewan-hewan penelitian juga menunjukkan tanda-tanda peradangan dalam usus mereka.

Jadi terbukti bahwa makanan tinggi lemak dapat mengganggu kesehatan otak. Ini karena kandungan di dalam makanan tidak sehat tersebut mengganggu kerja mikroorganisme dalam sistem pencernaan kita, B’timers. Hal ini tetap terjadi, meskipun tubuh Anda tidak mengalami peningkatan berat badan karena makanan berlemak.

Wow, setelah tahu alasan makanan berlemak bahayakan mental, Anda masih mengonsumsi semua makanan cepat saji secara gila-gilaan, B’timers? (NO)

Share This Article