Stop Keseringan Minum Manis atau Picu Penyakit Berbahya | Breaktime
Awas, Keseringan Konsumsi Minuman Manis Bikin Tubuh Penyakitan
14.08.2015

Saat udara begitu panas dan tubuh terasa begitu lemas, menenggak minuman manis seringkali jadi pilihan. Tak cukup satu gelas atau satu botol, sebagian orang juga akan ketagihan untuk mengonsumsi minuman manis jauh lebih banyak sampai rasa dahaga benar-benar lenyap. Namun, tahukah Anda bahwa keseringan konsumsi minuman manis ternyata sangat merugikan tubuh? Nah, berikut dampak sugary drinks pada kesehatan tubuh secara umum:

Berisiko terkena diabetes tipe 2

Malik VS, seorang peneliti dari Fakultas Kedokteran di Brigham and Women’s Hospital, Boston mengungkap bahwa seseorang yang secara rutin mengonsumsi 1 hingga 2 kaleng minuman manis memiliki peluang 26% lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang jarang melakukannya.

Berisiko tinggi terkena serangan jantung

Minuman manis meningkatkan peluang penyakit jantung
Minuman manis meningkatkan peluang penyakit jantung

Tak hanya diabetes, serangan jantung juga siap mengintai B’timers yang punya kebiasaan mengonsumsi minuman manis, lho. Penelitian ini diungkap oleh de Koning L dari Harvard School of Public Health. Studi ini melibatkan 40.000 pria selama 20 tahun yang setidaknya mengonsumsi minuman manis satu kaleng per hari. Hasilnya, mereka memiliki risiko serangan jantung 20% lebih tinggi.

Berisiko mengalami encok

Studi selama 22 tahun yang dilakukan pda 80.000 wanita yang mengonsumsi sekaleng minuman manis per hari juga menunjukkan hasil yang mengerikan. Setidaknya, 75% wanita pengonsumsi minuman manis tersebut memiliki risiko 75% lebih besar terkena encok atau nyeri pada persendian.

Memperburuk masalah obesitas

Dr. Frank Hu, seorang profesor dari Nutrition and Epidemiology di Harvard School of Public Health, baru-baru ini menemukan hubungan kuat antara penurunan konsumsi minuman manis pada penyakit akibat obesitas. Sebaliknya, penyakit akibat kegemukan akan semakin parah bila Anda gemar menjadikan minuman manis sebagai pelepas dahaga.

Nah, mulai sekarang, yuk coba untuk lebih rutin mengonsumsi air putih atau minuman lain dengan kadar gula rendah. Mari hidup sehat, B’timers!

Share This Article