Apakah Anda Termasuk Orang yang Overtraining? | Breaktime
Apakah Anda Termasuk Orang yang Overtraining? Lihat Tanda-tandanya!
06.01.2016

Berolahraga menjadi gaya hidup agar tubuh B’timers sehat. Beberapa orang memutuskan untuk berolahraga seminggu sekali, ada pula yang berolahraga rutin setiap hari. Selain membantu membuat tubuh tetap fit, juga membentuk otot Anda lebih kuat daripada tidak berolahraga sama sekali. Namun, beberapa dari B’timers mungkin terlalu berlebihan sehingga melakukan olahraga lebih dari kemampuan tubuh Anda. Bisa jadi menurunkan berat badan dengan cepat jadi tujuannya. Baikkah? Tentu saja tidak. Kalau Anda merasakan tanda-tanda ini terjadi pada tubuh B’timers, kemungkinan Anda sedang mengalami overtraining.

Kinerja menurun

Olahraga seharusnya meningkatkan stamina Anda jika dilakukan dalam kadar yang pas. Akibat dari overtraining justru membuat tubuh menjadi lemas dan tidak bisa bekerja seperti biasanya. Pekerjaan kantor atau kuliah menjadi tidak sempurna dikerjakan karena rasa sakit dari otot yang kelelahan.

Apakah Anda Termasuk Orang yang Overtraining? | Breaktime
Tubuh Anda tidak mampu menahan overtraining

Sering sakit kepala dan hilang nafsu makan

Tanda lain dari overtraining adalah sakit kepala dan hilang nafsu makan. Otot yang sakit terus menerus menarik hingga otot di bagian kepala, alhasil B’timers akan merasa pusing tidak terkontrol akibat kelelahan. Nafsu makan pun ikut hilang karena Anda merasa tidak termotivasi untuk memulai hari dan susah berkonsentrasi.

Mood swing

Rasa sakit di sekujur tubuh B’timers juga memicu perubahan emosi Anda. Anda cenderung mudah marah dan tidak senang sepanjang hari. Suasana yang seharusnya indah justru memburuk akibat otot kesakitan.

Apakah Anda Termasuk Orang yang Overtraining? | Breaktime
Bad mood menghantui hari-hari Anda

Penurunan berat badan yang drastis

Penurunan berat badan merupakan motif paling umum B’timers untuk memulai berolahraga. Dengan overtraining tentunya berat badan Anda akan turun dengan drastis. Namun, hal ini sangat tidak dianjurkan karena akan menyakiti tubuh Anda. Pola makan dan olahraga yang seimbang akan membuat berat badan Anda turun tanpa rasa sakit yang berlebihan.

Overtraining terjadi ketika interval B’timers melakukan olahraga sangat dekat, sehingga tubuh masih belum sepenuhnya terobati setelah olahraga sebelumnya Anda sudah menambahi lagi bebannya. Untuk mengobatinya adalah dengan beristirahat yang cukup setelah melakukan olahraga. Setidaknya 24-48 jam jarak antara satu olahraga dengan yang lainnya agar Anda tidak mengalami overtraining. Berolahragalah secukupnya, konsultasikan dengan trainer di gym Anda agar B’timers tetap fit. Stay Healthy! (ft)

Share This Article