4 Dampak Buruk Olahraga Angkat Beban Berlebihan | Breaktime
4 Dampak Buruk Olahraga Angkat Beban Berlebihan
18.05.2016

Banyak yang berpendapat bahwa tanda maskulin seorang pria adalah dilihat dari bentuk badannya. Karena itu para pria berlomba-lomba untuk mendapatkan body macho bak binaragawan. Salah satu olahraga yang dipercaya sangat baik dalam meningkatkan massa otot adalah angkat beban. Namun hati-hati lho, Gentlemen. Berlebihan dalam olahraga angkat beban malah begini jadinya.

Kemajuan yang buruk

Angkat besi bisa menyebabkan katabolisme atau kerusakan otot. Untuk membentuk otot yang lebih besar, diperlukan anabolisme. Anabolisme hanya akan terjadi jika Anda beristirahat beberapa hari sebelum memulai latihan. Jika terlalu sering, tubuh akan kesulitan beradaptasi dengan bentuk latihan. Jadinya, perkembangan massa otot akan melambat atau bahkan tidak ada perkembangan sama sekali.

4 Dampak Buruk Olahraga Angkat Beban Berlebihan | Breaktime
Berakibat fatal dan bisa saja harus operasi

Tendonitis

Untuk membentuk otot, Anda perlu tendon atau tali non-elastis dalam tubuh. Sayangnya, tendon cenderung menjadi meradang jika Anda terlalu sering olahraga berat. Peradangan ini disebut tendonitis, yang bisa sangat menyakitkan. Perlu waktu lama untuk penyembuhan dan perlu pengobatan seperti istirahat total, pijat yang menyakitkan, suntikan steroid atau bahkan operasi.

Nyeri sendi

Jangan remehkan nyeri sendi, Gentlemen. Apalagi nyeri sendi akibat terlalu sering angkat beban. Terlalu sering latihan berat akan menyebabkan keausan pada tulang rawan hialin dan dapat mengakibatkan osteoarthritis yang kemudian menjadi rematik. Hal itu hanya akan memperburuk kondisi otot. Jika terlanjur parah, Anda bahkan harus menjalani operasi.

4 Dampak Buruk Olahraga Angkat Beban Berlebihan | Breaktime
Sakit dalam waktu yang lama

Gangguan Sistem kekebalan

Perlu dicatat, salah satu gejala dari latihan otot berlebihan dan kurang istirahat adalah penurunan sistem kekebalan. Tubuh Anda mencoba untuk mengatasi stres karena latihan. Karena itu Anda akan cenderung sering jatuh sakit dan sakitnya lebih lama dari biasanya. Karena itu, jangan berlebihan dan tentukan waktu yang bijaksana untuk berlatih.

Jadi, semoga informasi dari Breaktime ini bermanfaat untuk Anda, ya! (nap)

Share This Article