Ini Dia Mitos - Mitos Diet yang Terbukti Salah | Breaktime
3 Mitos Diet yang Terbukti Salah
14.07.2015

Di antara setumpuk semangat untuk melakukan diet, terkadang B’timers pasti pernah cukup pusing dengan sejumlah mitos diet yang cukup aneh. Konon, bila mitos ini “diterobos”, bisa-bisa keinginan Anda untuk mendapatkan tubuh ramping dan berat badan ideal bisa kandas, lho. Kali ini Breatime akan mengupas tuntas mitos-mitos tersebut:

Jangan makan di atas jam 8

Mitosnya, makan di atas jam 8 akan membuat kalori makanan menumpuk dan berubah menjadi lemak. Padahal, Marry Flynn, Ph.D seorang peneliti dari Miriam Hospital, Rhode Island, AS menuturkan jumlah kalori yang dicerna tubuh pada saat pagi, sore, dan malam adalah sama.

Ketika makan di malam hari, kalori memang sempat mengendap. Namun, ketika besok Anda bangun di pagi hari dan melakukan serangkaian aktivitas, tubuh akan membakar kalori yang ada. Ellie Krieger, pakar diet AS menyarankan untuk mengonsumsi makan malam yang ringan seperti susu sereal atau buah.

Pasta bikin gendut

Karbohidrat pasta tetap aman bagi tubuh
Karbohidrat pasta tetap aman bagi tubuh

Teori yang beredar, ketika Anda makan karbohidrat, tubuh akan mengubahnya menjadi gula yang kemudian disimpan sebagai lemak. Barbara Moore, Ph.D, ahli nutrisi di Montana dan juru bicara American Society for Nutrition, menuturkan, masalahnya bukanlah di karbohidratnya, tapi pada berapa banyak jumlah yang dikonsumsi.

Oleh karena itu, setiap orang masih bisa mengonsumsi pasta sebanyak 50 hingga 80 gram sekali makan. Mark Bittman, penulis How to Cook Everything Vegetarian menambahkan, Anda bisa memadukannya dengan saus tomat, kacang, ayam, atau kerang yang kaya akan protein, vitamin, dan mineral yang bagus untuk nutrisi tubuh seimbang.

Kopi menurunkan berat badan

Teorinya, kandungan kafein pada kopi bisa menekan nafsu makan dan meningkatkan sistem metabolisme tubuh. Faktanya, mengonsumsi kopi berlebihan seperti tujuh cangkir per hari justru akan bikin Anda mudah cemas, susah tidur dan meningkatkan detak jantung serta tekanan darah.

Solusinya, minumlah satu atau dua cangkir kopi, tak lebih. Namun, jangan lupa untuk memperhatikan kalori bahan tambahan pada kopi seperti cream, gula, cokelat bubuk dan lainnya. Sebagai contoh, 450 gr Starbucks Cafe Mocha saja bisa mengandung 330 kalori, bahkan 390 kalori bula Anda menambahkan chocolate bars ke dalamnya.

Well, mana dari ketiga mitos tersebut yang selama ini kerap menghantui Anda? Kini, Anda sudah bisa memutuskan apa yang perlu dan tidak untuk menyukseskan program diet, bukan?

Share This Article