Ini Alasan Generasi Milenial Lebih Malas | Breaktime
Ternyata Ini Alasan Generasi Milenial Lebih Malas
29.03.2017

FUN FACT QUESTION

Jawaban Kamu Benar

Generasi milenial adalah generasi paling malas



Mengintip generasi milenial sekarang ini identik dengan kata “malas“. Bagaimana tidak, generasi sekarang ini begitu dimudahkan dengan kecanggihan teknologi. Itupun yang membuat para generasi milenial ini jadi ketergantungan. Bahkan sampai di tempat kerja pun, banyak para pebisnis yang merasa kewalahan menghadapi perilaku malas mereka. Ternyata hal itu bukan hanya karena kecanggihan teknologi, tetapi juga karena beberapa faktor lain yang berhasil dirangkum oleh Breaktime.

Generasi milenial sudah tak lagi mengikuti gaya kerja lama. Seperti apa gaya kerja lama? Memakai seragam kantor? Atau ada denda jika datang terlambat? Come on, man! Hal-hal tersebut akan dianggap so-last-year oleh generasi sekarang ini. Mereka tidak suka berlama-lama di sebuah kantor karena mereka menganggap kantor-kantor sekarang ini masih melakukan hal-hal yang tidak efisien.

Baca juga : MENGUBAH KARIR? 5 HAL BERIKUT BISA ANDA LAKUKAN!

Seperti yang disebutkan sebelumnya, ada juga kaitannya dengan teknologi yang menyebabkan generasi milenial termasuk generasi serba instan. All they need adalah bukan melihat jam kerja, tetapi produktivitas dan skill yang mumpuni.

Selain itu, generasi sekarang ini tak percaya dengan keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan. Bagi kaum milenial, pekerjaan bukanlah segalanya. Mereka lebih senang menghabiskan waktu bersama dengan keluarga, teman-teman, atau sekedar melakukan hobi yang disenangi. Bahkan, mereka sekarang memiliki moto work to live, not live to work. Inilah yang membuat pekerjaan dalam bidang lifestyle lebih populer sekarang.

Ini Alasan Generasi Milenial Lebih Malas | Breaktime
Generasi milenial lebih kreatif dan memiliki skills

Baca juga : BACAAN WAJIB UNTUK CALON ENTREPRENEUR UNTUK MELEJITKAN KARIR!

Pada intinya, mereka lebih rela menghabiskan banyak waktu untuk pekerjaan yang mereka suka, dibandingkan sekedar meraup banyak uang. Tak heran jika sekarang banyak yang lebih memilih untuk melakukan hobi dan mendapatkan uang dari hal tersebut.

Mereka tak hanya ingin sekedar bekerja hanya untuk mendapatkan keuntungan saja, tetapi lebih menyukai perusahaan yang mendukung suatu program. Milenial juga sangat menghargai hal-hal yang bersifat non-materi. Sama halnya dengan mereka mencari perusahaan yang tepat.

Baca juga : MENGINTIP PERJALANAN KARIR EMMA STONE DARI A-Z

Fleksibel dan multitasking juga jadi salah satu faktornya. Masyarakat sekarang ini mampu membalas email, menelepon klien, dan memecahkan masalah dalam sekali waktu. Itulah yang membuat mereka benci duduk berlama-lama di meja kerja dengan jam kerja yang tidak efisien dan bonus yang kecil.

Terpelajar dan transparan adalah ciri khas milenial yang juga mencolok. Mereka membutuhkan perusahaan yang membolehkan karyawannya untuk berpendapat dan terbuka akan segala hal yang diperintahkan. Maksudnya mengetahui tujuan yang jelas mengapa harus dikerjakan.

Jadi, wajar saja jika generasi milenial lebih malas bekerja jika masih banyak perusahaan yang memakai sistem kuno dalam menerima pekerja dan mempekerjakan karyawannya. (vpd)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE