Kenal Lebih Dekat dengan Mode Fashion Haute Couture | Breaktime
Kenal Lebih Dekat dengan Haute Couture
25.07.2015

Haute Couture merupakan kata berbahasa Perancis yang jika diartikan dalam bahasa Indonesia adalah adibusana. Nah, adibusana sendiri merupakan teknik pembuatan pakaian tingkat tinggi yang dibuat khusus untuk pemesannya, menggunakan bahan-bahan berkualitas terbaik, biasanya dihiasi detail, dikerjakan dengan tangan, dan pembuatannya memakan waktu lama.

Pada tahun 1858, seorang perancang berkebangsaan Inggris bernama Charles Frederick Worth membuka sebuah rumah mode di Rue de la Paix, Paris. Di sinilah ia memperkenalkan metode baru dalam dunia mode. Worth memproduksi pakaian-pakaian yang kemudian dipamerkan kepada calon-calon pembeli melalui apa yang sekarang dikenal sebagai peragaan busana.

Kenal Lebih Dekat dengan Mode Fashion Haute Couture
Charles Frederick Worth, Bapak Adibusana

Keputusannya untuk menggunakan model hidup dan bukan manequin dianggap sebagai perubahan radikal, sebab hal ini memungkinkan hasil karya seorang perancang busana dilihat oleh banyak orang sekaligus tidak seperti sebelumnya yang hanya dipajang di etalase toko dan hanya dilihat sepintas saja. Pada peragaan busana, para undangan yang berasal dari para pecinta mode dapat bersama-sama melihat kreasi terbaru perancang dengan cukup detil.

Kenal Lebih Dekat dengan Mode Fashion Haute Couture
Mewah megah ciri khas dari adibusana

Worth juga mengeluarkan koleksi baru setiap tahunnya dan ia merupakan perancang busana pertama yang membubuhkan namanya pada pakaian kreasinya dengan menggunakan merek. Inovasi-inovasinya telah membuat ia dinobatkan sebagai Bapak Adibusana.

Kenal Lebih Dekat dengan Mode Fashion Haute Couture
Pengerjaan detail dengan tangan

Kreasi Worth berhasil menarik perhatian Ratu Eugénie, istri Louis Napoléon yang merupakan kaisar Perancis saat itu. Pada masa itu, semua yang digemari oleh anggota kerajaan, termasuk mode yang dikenakan, akan diikuti oleh kalangan atas Perancis dan negara-negara Eropa lainnya. Karena itulah kreasi Worth semakin dikenal luas, dan metode baru ciptaannya yang disebut haute couture, mulai diikuti oleh perancang-perancang mode lainnya, bahkan hingga saat ini.

Kenal Lebih Dekat dengan Mode Fashion Haute Couture
Menjuntai dan menyapu lantai

Tingginya harga sepotong pakaian haute couture mengakibatkan banyak orang tidak mampu membelinya. Agar mereka dapat terus mengikuti perkembangan mode, banyak di antara mereka yang membayar penjahit untuk meniru model pakaian haute couture. Tentunya hal ini amat merugikan rumah-rumah mode adibusana

Untuk itu, kedua putra Worth membuka sebuah asosiasi rumah mode haute couture yang dinamakan la Chambre Syndicale de la confection et de la couture pur dames et fillettes, atau "Asosiasi Konfeksi dan Adibusana untuk Wanita dan Anak Perempuan", yang bertujuan menghentikan peniruan pakaian haute couture.

Kenal Lebih Dekat dengan Mode Fashion Haute Couture
Detail adalah bagian paling krusial pada adibusana

Adibusana pertama kali diperkenalkan ke dunia internasional pada Exposition Universelle 1900 di Paris. Sebagai upaya untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya industri mode, La Chambre Syndicale mengadakan pameran yang diikuti oleh dua puluh rumah mode ternama seperti Worth dan Doucet. Pameran ini seakan-akan merupakan pernyataan para perancang busana yang berkedudukan di Paris bahwa merekalah pemimpin perkembagan mode dunia saat itu.

Nah, itulah kenapa sebuah karya mode adibusana bisa sangat mahal dan menjadi sebuah karya seni yang dapat digunakan. Menarik ya, B’timers?

Share This Article