Kacamata Indie Label Indonesia Laris Di Eropa l Breaktime
Kacamata Indie Label Indonesia Laris Di Eropa
04.08.2017

Di musim panas seperti sekarang ini, sunglasses jadi fashion items yang sangat dibutuhkan oleh siapapun. Namun untuk jenis kacamata hitam pada umumnya mungkin sudah biasa. Tapi bagaimana dengan desain sunglasses yang mengadaptasi kaum indie dan hipster? Dua jenis gaya ini sedang benar-benar di atas daun saat ini.

Kata indie berasal dari kata independen yang berarti mandiri. Artinya, para kaum indie cenderung mandiri dalam memilih pakaian dan tidak mudah terpengaruh dengan mode fashion pada umumnya. Sedangkan hipster sebenarnya nggak jauh berbeda dengan indie. Mereka juga menekankan kemandirian dalam berbusana dan anti konservatif. Untuk era indie dimulai sejak tahun 2000an, sedangkan hipster baru banyak dipakai pada tahun 2010 hingga saat ini.

Era Flapper
Era Flapper
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Cantiknya Produk Baru Nike Yang Serba Pink

Sebenarnya jauh sebelum dua gaya ini mendominasi fashion masa kini, ada banyak era yang berkembang di dunia fashion. Pada tahun 1920an adalah Era Flapper yang identik dengan kesan glamour. Pada tahun 1930an adalah Era Feminim yang cenderung lebih casual, namun sangat menonjolkan feminitas kaum perempuan kala itu.

Berlanjut pada tahun 1940an yang disebut dengan Era Manly Style. Kala itu terjadi perang dunia yang juga berpengaruh pada penurunan gaya berbusana. Itu pula yang membuat kaum wanita lebih sering menggunakan pakaian pria, seperti blazer dengan bantalan busa di bagian bahu.

Setelah itu, era fashion mampu bangkit lagi hingga muncul seperti Era House Wife Style, Hippie, Disco, Punk, Yuppie, dan Mix Up. Hingga akhirnya bisa sampai pada indie dan hipster. Nah, karena kali ini kita membahas tentang kedua gaya tersebut ada beberapa fashion items yang identik dengan gaya ini. Seperti yang disebutkan sebelumnya, yaitu kacamata. Berikut ini beberapa brand kacamata indie yang harus Ladies miliki.

Pawaka
Pawaka
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Keharuman Berkelas Dari Gucci Bloom Perfume

Roberi & Fraud

Brand yang satu ini berasal dari NYC dan Dubai yang mungkin cukup asing di telinga Anda. Tapi jangan sedih, karena label ini telah dipakai oleh beberapa seleb Hollywood, sekelas Bella Hadid dan Kendall Jenner. Desain kacamatanya terinspirasi dari gaya 90an yang sangat stylish dan edgy.

Pawaka

Kalau yang satu ini konsepnya paling unik diantara label kacamata dunia lainnya. Ternyata brand ini berasal dari dalam negeri, lho! Label ini tak lain dan tak bukan merupakan milik seorang model, Fahrani Pawaka Empel, pemeran Jani dalam film Radit dan Jani. Koleksi seharga $392 atau setara dengan Rp 5 jutaan ini yang paling laris di pasaran Eropa.

Raen

Label kacamata asal California ini banyak dilirik oleh fashionista. Salah satu sebabnya karena koleksi Flatscreen Unisex Square dengan aksen putih di bagian frame dipakai oleh Emily Ratajowski dan Rihanna. Ternyata koleksinya yang satu ini terinspirasi dari suasana pantai di California.

Palladium 002 “Rebirth” dari RVS Eyewear
Palladium 002 “Rebirth” dari RVS Eyewear
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Kemewahan Tertuang Dalam Koleksi Baru Burberry

Freda Banana

Label yang satu ini dikenal dengan produknya yang fun dan colorful. Apalagi jika Anda membeli koleksi LULU – BUBBLEGUM seharga 160 Euro atau setara dengan Rp 2,4 jutaan ini. Cocok banget untuk summer holiday, dengan aksen mutiara di bagian frame. Ternyata itu merupakan handmade dari Yunani dan London.

RVS Eyewear

Selanjutnya merupakan label dari Istanbul yang kini berada di NYC. Sang founder, Vidal Erkohen rupanya terinspirasi dari kacamata vintage milik kakeknya. Menariknya lagi, kacamata ini jadi favorit Beyonce, Lady Gaga, dan Lindsay Lohan. Misalnya saja koleksi Palladium 002 “Rebirth” seharga $375 atau setara dengan Rp 4,8 juta.

Jadi, kalau B’timers ingin semakin terlihat lebih indie atau hipster, miliki salah satu dari beberapa kacamata terunik abad ini. (vpd)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE