Fashion Sharing: Cara untuk “Menjual” Fashion | Breaktime

KONSULTASI FASHION

ISFA

Creative & Academic Development Director

Fashion Sharing: Cara untuk “Menjual” Fashion
by ISFA
03.10.2016

Pada hari Kamis, tanggal 29 September 2016, kembali SPARKS menyelenggarakan acara FASHION SHARING dengan tema “Fashion, MARKETING and Profit”. Jika sebelumnya mengangkat tema “Fashion, MONEY and Profit” yang membahas seputar keuangan, kali ini pembahasan adalah dari sisi marketing, di mana para pelaku industri mode dan praktisi bisnis berbagi pengalaman mereka dalam memperkenalkan produk fesyen agar dikenal luas di pasar.

Bersama Itang Yunasz, perancang mode yang sudah malang melintang dan baru saja merambah Pasar Eropa Timur, beliau berbagi pengalaman sejak awal merintis usahanya hingga strategi memasarkan produknya. Acara yang dipandu oleh Amy Wirabudi, seorang Fashion PR dan pengamat mode juga menampilkan Yani Sinulingga, seorang praktisi di bidang komunikasi dan branding, yang memiliki pengalaman di industri retail di beberapa negara.

Fashion Sharing: Cara untuk “Menjual” Fashion | Breaktime
Antusiasme seluruh peserta

“Industri mode bergerak begitu cepat, ditambah dengan kemajuan teknologi dan perilaku konsumen yang terus berubah dan ingin segalanya serba instan serta mudah didapat. Para pelaku bisnis fesyen perlu memiliki kiat-kiat atau semacam check-list untuk mengetahui apakah yang mereka kerjakan masih relevan dan memenuhi kebutuhan pasar,” jelas Yani dalam sharingnya.

Floery D. Mustika, CEO Sparks menambahkan, “Para pelaku bisnis fesyen atau fashion designer tentunya memiliki bakat dan kreatifitas yang luar biasa, namun ketika memulai dan menjalani usahanya tetap harus terus menerus mempertajam diri dalam berbisnis. Terutama dengan kompetisi saat ini sehingga bisnis tidak bisa dilakukan secara biasa-biasa saja. Kombinasi kreativitas dan keunikan produk harus sejalan dengan strategi bisnis dalam menembus pasar.  

Fashion Sharing: Cara untuk “Menjual” Fashion | Breaktime
Narasumber yang punya jam terbang

Oleh karenanya program di Sparks juga dilengkapi dengan kelas-kelas fashion bisnis selain kelas design, pola dan menjahit. Bahkan di awal tahun 2017 Sparks berencana mengembangkan fashion bisnis retail project, dimana siswa akan mendapatkan pengalaman dalam praktek menjual dan memasarkan produknya baik melalui store dan online”, demikian ungkap Floery lebih detail.

Acara yang terbuka tidak hanya bagi siswa SPARKS ini kian diminati peserta, bahkan di acara sharing berikutnya di bulan November beberapa tempat sudah terisi. Para peserta sangat antusias untuk mendapatkan wawasan pengetahuan dan tips-tips praktis dari para pelaku industry fesyen.

Selain itu dalam acara ini juga terpilih 6 (enam) peserta yang secara eksklusif akan berdiskusi seputar masalah bisnis modenya dalam FASHION POWER FORUM bersama Musa Widyatomodjo, perancang mode dan juga Direktur Kreatif dan Pengembangan Program Sparks pada tanggal 4 Oktober 2016 mendatang.

Kegiatan rutin yang dikemas dengan konsep yang berbeda seperti Fashion Sharing ini menjadi makin digemari dan ditunggu-tunggu karena akan banyak mengupas realita industri fesyen. (isfa)

SPARKS Fashion Academy

Jl. Darmawangsa 6 No. 25 KebayoranBaru Jakarta Selatan
www.sparksfashionacademy.com
Info lebih lanjut: Ms. Dewi 021 72780638-39/ 082122929444

Share This Article