Arini L, 6 Bulan Belajar di ISFA Juarai IFW 2016 | Breaktime

KONSULTASI FASHION

ISFA

Creative & Academic Development Director

Arini Lioni, 6 Bulan Belajar di ISFA Juarai IFW 2016
by ISFA
18.04.2016

Nama Arini Lioni mungkin belum begitu dikenal fashionista di Indonesia karena kiprahnya sebagai seorang desainer muda juga terbilang masih baru. Namun kreatifitas Arini tidak bisa dipandang sebelah mata. Siswa yang baru mengenyam pendidikan mode selama enam bulan di Imelda Sparks Fashion Academy (ISFA) yang berada di kawasan Dharmawangsa , Jakarta Selatan ini sudah memamerkan hasil karyanya pada pekan mode bergengsi Indonesia Fashion Week 2016. Di ajang tersebut Arini Lioni merupakan salah satu Best Design Indonesia Fashion Week 2016.

“Saya baru enam bulan belajar di ISFA. Saya juga enggak sangka menang itu,” katanya di acara Fashion Sharing ISFA dengan topik “Rising Sparks” yang dalam pagelaran Fashion Nation Spring Summer 2017 di Senayan City, Jakarta Pusat.

Arini mengungkapkan, sejak bergabung dengan ISFA banyak ilmu dan pengetahuan tentang fashion yang selama ini belum pernah ia peroleh. Terlebih pada awalnya Arini berkecimpung di dunia fotografi.

“ Pengalaman saya belajar di ISFA banyak banget. Saya pada awalnya masih awam banget,” akunya. 

Arini L, 6 Bulan Belajar di ISFA Juarai IFW 2016 | Breaktime
Arini Lioni yang berprestasi di dunia fashion

Ketertarikan Arini belajar fashion hingga akhirnya menjadi siswa ISFA adalah berkat hobinya menggambar atau membuat sketsa. Arini pun lantas menekuni ketertarikannya menggambar dengan bergabung ke ISFA dan belajar menggambar pola. Terlebih di ISFA ia diajarkan dengan sistem Telestia AB.

Untuk diketahui,  ISFA tercatat sebagai sekolah mode pertama yang memakai sistem Telestia AB di Asia. Telestia AN dapat membantu siswa yang tidak memiliki pengetahuan dalam proses pembuatan pakaian untuk semakin berani terjun di industri fashion. Contohnya adalah ketika membuat satu blok/ pola dasar yang hanya memerlukan 3 langkah saja.

“Waktu belajar di ISFA yang dipelajari itu kelas jahit dan pola. Saya cepat belajar karena di ISFA pakai Telestia AB. Itu sangat membantu sekali,” paparnya.

Setelah karya pertamanya mendapat apresiasi sebagai Best Design Indonesia Fashion Week 2016, kini Arini punya impian untuk membawa karyanya hingga ke mancanegara.

“Impian saya, karya saya disukai dan dicintai sama pecinta fashion di Indonesia. Siapa tahu dengan begitu saya suatu saat bisa go internasional membawa nama bangsa Indonesia,” harapnya. (isfa)

Share This Article

Tagging: