Amna Al Haddad, Wanita Muslim Inspirasi Nike | Breaktime
Amna Al Haddad, Wanita Muslim Inspirasi Nike
19.08.2017

Semuanya bermula ketika musim panas Olympic di Rio de Jainero. Saat itu, Amna Al Haddad, atau yang biasa disapa Amna, mendapat undangan dari brand ternama dunia, Nike. Perusahaan yang berfokus pada sportwear itu ingin mensponsorinya dan menjadi bintang utamadi seri ‘Inner Strengh’ bersama atlit lainnya.

Amna adalah seorang muslimah dari negara yang masih belum mendukung wanita menjadi atlit dan lebih mendorong untuk mengikuti tradisi agama yang sudah ada yaitu dengan berpakaian sesuai aturan agama. Sebelum menjadi atlit, ia berprofesi sebagai seorang jurnalis di Dubai dan memutuskan berkarir di olahraga angkat besi di kemudian hari.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Model Baju Gamis Batik & Sejarah Hijab Indonesia

Amna sendiri tidak menyangka dirinya menjadi seorang atlit besar. Pada kenyatannya, masih sedikit gadis Arab yang menjadi atlit, B’timers. 

Amna Al Haddad, Wanita Muslim Inspirasi Nike | Breaktime
Amna Al Haddad

“Ada banyak kesalahpahaman dan pandangan negatif mengenai peremuan yang berolahraga,” Ungkap Amna. “Olahraga angkat besi akan membuat tubuh wanita seperti laki-laki dan tidak sopan bila seorang wanita berolahraga dan ditonton para lelaki. Ada banyak sekali opini seperti itu,” Jelasnya.

Dan ketikaAmna yang sehari-harinya ber-hijab, pergi ke pusat latihan Nike. Tim peneliti dari Nike melihatnya dan ingin membantu perihal penampilannya. Akhirnya, para ahli dari laboratirum perusahaan tersebut memulai project dengan mempelajari setiap inci tubuhnya terlebih dahulu agar tercipta pakaian terbaik yang sesuai dirinya tanpa mengabaikan kebutuhan dasarnya yaitu penutup kepala yang sederhana dan tidak akan mengganggu peformanya serta tidak gerah.

Dari project  tersebut, Nike melahirkan Nike Pro Hijabyang dijual secara online dan retail. Varian warna sendiri ada tiga yaitu hitam, abu-abu, dan biru navy. Dengan adanya Nike Pro Hijab, Ini berarti membuka kesempatan Nike untuk membuat produk-produk untuk wanita Muslim.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Tokoh Dunia Masa Lalu Jadi Trendsetter Masa Kini

“Kesempatan ini merupakan upaya untuk terus berinovasi dan memenuhi kebutuhan para atlit. Jika ada yang dibutuhkan dan kami bisa menyelesaikannya, kami akan melakukannya,” Ujar direktur senior Nike bagian komunikasi, Megan Saalfeld.

Jilbab sendiri memicu perdebatan selama bertahun-tahun antara kalangan Muslim dan non-Muslim. Akar masalahnya yaitu jilbab dilihat sebagai suatu bentuk penindasan dan ketidakinginan untuk berbaur khususnya di negara-negara Barat. Perdebatan ini semakin memanas setelah presiden negeri Paman Sam, Donald Trump, membuat kebijakan larangan terbang bagi warga-warga negara Muslim yang ingin datang ke Amerika. Hal ini berimbas pada serangan terhadap warga muslim Amerika atau orang-orang yang dianggap muslim dan menumbuhkan Islamofobia

Amna Al Haddad, Wanita Muslim Inspirasi Nike | Breaktime
Manal A. Rostom

Pada saat Nike mengumumkan niatnya untuk memproduksi Nike Pro Hijab, berbagai kritikan datang. Amna, yang kini menjadi wajah kampanye produk tersebut menerima dampaknya.

“Saya pikir reaksi tersebut hasil dari sebuah kebingungan. Banyak orang melihatnya sebagai bentuk penindasan. Tapi saya, melihatnya sebagai jalan keluar. Seorang wanita muslim yang ingin berolahraga dengan hijab-nya dan Nike membantunya,” Jelas Amna.

Dari pihak Nike sendiri tidak masalah dengan adanya kritikan tersebut. Selain dengan Amna, Nike juga bekerja sama dengan wanita lain seperti Zahra Lari, skater dari Uni Emirat Arab dan Manal A. Rostom, atlit lari asal Mesir.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Cara Pakai Kerudung Sesuai Bentuk Wajah

“Tim desain kami melihat sebuah kebutuhan dan mereka akan menciptakan solusi. Bagi kami itu cukup sederhana. Aku melihat tanggapan-tanggapan negatif itu dan aku rasa akan selalu ada. Bagi kami yang terpenting adalah fokus pada apa yang dibutuhkan atlet,” Jelas Saalfeld.

Amna menambahkan, “Saat ini sedang terjadi perubahan. Anda melihat merk besar seperti Nike menciptakan jilbab untuk dipakai berolahraga. Ini berarti Nike memperhatikan ada pasar untuk memenuhi kebutuhan atlet Muslim,”. (ar)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE