Alasan Mengapa Anak Sebaiknya Tak Menjadi Model | Breaktime
Alasan Mengapa Anak-Anak Sebaiknya Tak Menjadi Model
27.11.2015

Siapa yang tak kenal dengan profesi model? Tak bisa dipungkiri, banyak yang mengira menjadi seorang model sangat menyenangkan, hidup dengan sorotan lampu blitz dengan hanya melenggang di catwalk, menjadi bintang iklan dan mendapatkan pundi-pundi uang hanya dengna mengandalkan “tubuh” saja. Padahal, faktanya jauh dari itu, B’timers.

Karena itulah, sebenarnya profesi model tidak cocok untuk anak-anak yang masih berusia belasan tahun. Industri fashion sangat keras dan penuh tekanan, bahkan seiring dunia fashion berkembang, tekanannya juga semakin berkembang dan makin berat. Inilah mengapa tak seharusnya anak-anak menghabiskan masa kecil dan masa remajanya sebagai model.

Orangtua harus bijak dalam mengawasi anak

Tidak seharusnya anak-anak yang masih berusia belasan tahun, bahkan di bawah 15 tahun, seperti masih 12 atau 13 tahun, memeragakan pakaian wanita dewasa. Dengan tubuh yang juga masih “belia”, modelling seakan memaksa mereka untuk menjadi panutan dengan tubuh ideal dan wajah cantik mereka.

Bahkan, tak banyak yang tahu bahwa menjadi model di usia belia atau dini sangat beresiko baik secara fisik maupun finansial. Resiko seperti tidak mendapat bayaran hingga pelecehan seksual sudah menanti jika mereka tidak memiliki rekan yang sudah dikenal di industri tersebut. Karena inilah, peran orangtua dalam melindungi anaknya sangatlah penting.

Alasan Mengapa Anak Sebaiknya Tak Menjadi Model | Breaktime
Anak-anak tidak seharusnya menekuni profesi model

Memaksa model untuk “menyiksa” tubuh

Untuk berjalan di runway atau catwalk, sudah menjadi tuntutan bagi seorang model untuk memiliki tubuh yang langsing, bahkan bisa dibilang kurus. Padahal, saat mengenakan pakaian karya desainer, semua mata lebih tertuju pada model pakaian yang dikenakannya, dan bukan lekuk tubuhnya yang indah.

Apalagi, untuk anak-anak di usia belia mereka, seharusnya mereka merasa percaya diri saja dengan tubuh mereka apa adanya seperti itu. Menjadi model yang mengharuskan mereka menjaga bentuk tubuh “sempurna”, tentu memberikan tekanan yang sangat berat untuk mental dan perasaan mereka. Semestinya anak-anak dibiarkan menikmati masa-masa kecil dan remaja mereka dengan bebas dan lepas.

Itulah alasan mengapa tak seharusnya anak-anak menjadi model di usia belia mereka. Bagaimana menurut B’timers? (md)

Share This Article