Relasi Father-Daughter Sebabkan Daddy Issues | Breaktime
Relasi Buruk Father-Daughter Sebabkan Daddy Issues
07.08.2017

B’timers tentu sepakat bahwa keharmonisan hubungan antara orangtua dengan anak akan berpengaruh kepada kondisi kejiwaan anak. Anak akan tumbuh menjadi sosok manusia dewasa seperti yang dilihatnya dari sosok orangtuanya semasa kecil. Lalu adakah relevansi antara hubungan orangtua dan anak yang berlawanan jenis kelamin? Sebagai caregiver utama dalam rumah tangga, sosok ibu pastilah dekat dengan semua anaknya. Demikian pula dengan sosok ayah yang pasti tak akan melewatkan seluruh kegiatan bonding dengan anak lelakinya, mulai dari membenahi mobil atau memasang genteng bersama. Lalu apa kabarnya hubungan father-daughter? Meski dianggap remeh, keberadaan sosok ayah sangatlah dibutuhkan dalam tumbuh kembang anak perempuan. Ayah yang sering absen dalam kehidupan putrinya rupanya berpengaruh signifikan dalam membentuk kepribadian anak perempuannya hingga dewasa. Berikut ini beberapa gangguan perilaku yang dapat muncul dalam wanita dewasa yang memiliki gangguan pola asuh dan hubungan dengan sang ayah di masa kanak.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Senyum Lebih Ganteng, Begini Caranya!

Tipe Wanita Daddy’s Girl

Semua orang tahu bahwa memanjakan anak secara berlebihan akan memiliki dampak negatif. Demikian juga dengan wanita yang terlalu dimanjakan ayahnya di masa kecil, kelak dia akan tumbuh menjadi perempuan dewasa yang banyak maunya. Terbiasa dengan masa kanak yang serba terpenuhi dan dimanjakan oleh sang ayah, sosok anak kecil dalam diri wanita tersebut akan menuntut pria yang kelak menjadi pasangan hidupnya untuk menjadi pengganti ayahnya: senantiasa menuruti segala keinginannya bak tuan puteri. 

Relasi Father-Daughter Sebabkan Daddy Issues | Breaktime
Jalin hubungan baik dengan putri Anda

Tipe Wanita yang Haus Kasih Sayang

Terbiasa diabaikan sang ayah sepanjang tumbuh kembangnya, seorang wanita akan cenderung berupaya menuruti segala keinginan orang lain hanya demi mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang selalu diidamkannya sejak kecil. Meski terkesan positif karena upayanya untuk selalu mengutamakan kepentingan orang lain, tipe wanita yang satu ini seringkali kesulitan membuat keputusan bagi dirinya sendiri. Selain itu, ketika perhatian dari pasangannya terasa kurang memuaskan, wanita dengan tipe craving attention ini akan berpaling dan berupaya memuaskan orang lain demi mendapatkan perhatian yang dia inginkan.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Senyum Lebih Ganteng, Begini Caranya!

Tipe Wanita Kompetitif

Mirip dengan tipe wanita di atas, tipe yang satu ini memiliki masa kecil yang sulit karena senantiasa memperebutkan perhatian sang ayah dari saudara-saudarinya yang merupakan “anak emas” dan mendapatkan perhatian lebih. Terbentuk menjadi pribadi kompetitif sejak dini, tipe wanita satu ini selalu berupaya membuktikan bahwa dirinya adalah anak perempuan terbaik yang dimiliki ayahnya. Alih-alih menjadi dirinya sendiri, wanita yang kompetitif akan cenderung mengejar impian sang ayah demi mendapatkan persetujuan dan kasih sayang berlimpah. Dampaknya, dalam kehidupan karir hingga percintaannya kelak ketika dewasa, sang perempuan tidak akan mudah terpuaskan dan selalu merasa hidupnya tak bermakna.

Tipe Wanita yang Mengidolakan Sosok Ayah

Sekilas, memiliki ayah yang nampak sempurna merupakan impian semua gadis kecil. Ayah yang berpendidikan tinggi dan memiliki pekerjaan mapan, ayah yang memiliki pendapatan berlimpah dan senantiasa membelikan mainan idaman dan gaun menawan. Sayangnya, sosok ayah yang nampak sempurna tersebut seringkali membekas di mata sang gadis hingga dia tumbuh dewasa. Masalah yang dihadapinya kini bukanlah betapa nampak mengagumkannya ayahnya, tetapi sejauh mana lelaki yang menjadi tambatan hatinya kelak harus memenuhi ekspektasinya akan standar seorang lelaki sempurna. Wanita tersebut akan berupaya mengidolakan pasangannya sekaligus menuntut pasangannya menjadi sosok sempurna. Di sisi lain, segala hal yang telah dilakukan pasangannya untuk nampak sempurna tersebut tidak akan pernah mampu memuaskan sang wanita.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Inspirasi Model Baju Sarimbit Modern Keluarga

Wanita yang Memiliki Ayah Penuntut

Seorang ayah yang pemarah dan senantiasa menuntut kesempurnaan dari anak perempuannya akan menumbuhkan sosok wanita yang penakut dan mudah gelisah. Kritikan tiada henti dari sang ayah membuatnya nampak tidak pernah mampu berbuat benar dan menjadi sangat sensitif terhadap kritik dari orang lain. Parahnya, gadis kecil penakut tersebut akan tumbuh menjadi wanita dewasa yang memiliki kepercayaan diri rendah. Siapapun lelaki yang menjadi pasangannya kelak akan senantiasa dituntut untuk mendongkrak self-esteem dan meyakinkan sang wanita bahwa ia bukanlah seorang living failure.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Smart Fashion, Makin Tua Tampil Makin Keren

Sosok ayah terburuk yang mungkin dimiliki seorang perempuan ialah ayah abusive. Wanita tersebut akan senantiasa mencari sosok pasangan yang tak kalah abusive. Ketika dia memiliki pasangan yang baik hati, wanita tersebut akan meyakini bahwa pria tersebut menyimpan potensi menjadi abusive bahkan berujung bosan dan mencari pasangan lain yang cenderung ringan tangan. Trauma masa kecil akan tamparan maupun sabetan rotan dari sang ayah mengakibatkan wanita tersebut tidak percaya akan eksistensi cinta. Ekstremnya, wanita tersebut cenderung mendapat kepuasan seksual dari perilaku abusive pasangannya. (dee)



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE