5 Mitos yang Salah Tentang Rambut Pria | Breaktime
5 Mitos yang Salah Tentang Rambut Pria
04.10.2016

Mitos adalah kepercayaan yang sangat melekat di masyarakat akibat cerita atau informasi yang salah. Banyak hal-hal yang menjadi mitos, salah satunya adalah tentang rambut pria. Beberapa hal tentang rambut menjadi kepercayaan yang sulit untuk dihilangkan dari masyarakat. Padahal mitos-mitos tersebut nyatanya tidak benar. Lalu, mitos apa saja yang dipercaya oleh para pria yang ternyata keliru?

Mencabut Uban

Mitos tentang mencabut uban di kepala akan membuatnya semakin tumbuh adalah mitos yang salah. Rambut tidak bekerja seperti sebuah tanaman. Lain lagi jika Anda tidak mencabutnya hingga akar atau hanya mematahkannya saja, maka rambut masih bisa tumbuh tapi tidak dalam jumlah kelipatan.

Sering Potong Rambut

Sering melakukan potong rambut akan membuat rambut Anda tumbuh semakin cepat juga merupakan mitos yang salah. Tingkat pertumbuhan rambut ditentukan oleh gen. Jika Anda tidak ingin rambut tumbuh cepat maka berhentilah merokok, mengonsumsi protein, dan jangan stress.

Busa Berlimbah Saat Keramas

Selama ini mungkin kita percaya bahwa busa yang banyak saat keramas akan membuat rambut semakin bersih. Ternyata hal tersebut keliru. Tidak perlu mendapatkan busa yang banyak saat keramas, karena itu justru mengandung banyak bahan kimia dan berbahaya untuk kulit kepala.

5 Mitos yang Salah Tentang Rambut Pria | Breaktime
Salah satu mitos yang keliru adalah membersihkan rambut setiap hari

Ketombe adalah Kulit Kepala Kering

Anda salah jika menganggap ketombe sebagai kulit kepala yang kering. Ketombe dihasilkan dari ragi kulit kepala yang tidak seimbang dan memicu respon inflamasi pada kulit. Menyebabkan lapisan kulit paling atas menjadi ketombe.

Membersihkan Rambut Setiap Hari

Ini adalah mitos terakhir yang sangat salah. Rambut setiap orang mengeluarkan kadar minyak yang berbeda, sehingga Anda disarankan untuk keramas jika rambut Anda sudah terasa sangat berminyak.

Itulah mitos-mitos yang keliru tentang rambut pria. Sekarang Anda sudah tahu dan jangan lagi mempercayai sebuah mitos yang belum tentu kebenarannya. (vpd)

Share This Article